Author : Ron
LAHAT, LhL – Balon Calon Legeslatif (Bacaleg) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Lahat, tampaknya harus rela ‘gigit jari’ dan menerima kenyataan tidak bisa ikut dalam konstalasi perebutan kursi di DPRD Kabupaten Lahat. Pasalnya, partai garapan Grace Natalie tersebut dipastikan tidak bisa ikut di pileg setelah hingga pukul 00.00 wib, Selasa (17/7/18) yang menjadi hari terakhir pendaftaran, perwakilan PSI tak kunjung mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Lahat.
“Ya hingga hingga pukul 00.00 wib, Selasa (17/7) 15 partai sudah mendaftarkan para Calegnya. Nah, ada satu partai yakni PSI hingga batas akhir waktu pendaftaran tak kunjung mendaftar. Dengan demikian partai tersebut tidak akan mengikuti pileg 2019 mendatang, ” ungkap Ketua KPU Lahat, Samsulrizal Nusir melalui Anggota komisioner KPUD Lahat, Dwi Larasati, Rabu (18/7/18) dini hari.
Dikatakannya, dari 15 Parpol yang mendaftarkan diri, lima Parpol di antaranya tidak mengambil kuota 100 persen.
“DPRD Lahat sendiri ada 40 kursi melliputi lima daerah pemilihan (Dapil) yakni dapil 1 meliputi kecamatan Lahat 10 kursi, dapil 2 meliputi kecamatan Merapi Area 6 kursi, dapil 3 meliputi Kecamatan Mulak Ulu, Mulak Sebingkai, Kota Agung, Tanjung Tebat, Pagar Gunung, Gumay Ulu, Lahat Selatan 7 kursi”, urai Dwi.
Kemudian untuk Dapil 4 meliputi Tanjung Sakti dan Jarai Area 7 kursi serta dapil 5 meliputi Kikim Area 10 kursi.
“Kuota untuk masing masing parpol 40 kursi dari lima dapil. Tapi seperti PKPI cuman mengambil dua Dapil yakni dapil 1 dan 3 dengan rincian 15 bacaleg. Gerindra 39 Bacaleg, Berkarya 37 Bacaleg, PBB 39 Bacaleg, Garuda 27 Bacaleg. Selebihnya cukup 100 persen, “terangnya.
Dwi merinci, usai masa pendaftaran proses selanjutnya, yakni verifikasi administrasi berkas Bacaleg tersebut. Kemudian, 19-21 Juli 2019 penyampain hasil verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon kepada parpol peserta pemilu.
“Kemudian, 22-31 juli 2019 perwakilan daftar calon, syarat calon anggota dan pengajuan vakal calon pengganti. 1-7Agustus 2019, verifikasi perbaikan dan prosea rahapan selanjutnya”, ungkap dia.
Sementara Ketua DPD PSI Lahat, Hensyi Fitriansyah mengaku sudah berupaya agar partai yang ia pimpin ikut dalam Pileg Lahat 2019. Namun nahas dan apa mau dikata, saat akan mendaftar dirinya yang membawa berkas 40 Bacaleg mengalami musibah. Karena mobil yang ia tumpangi dari Palembang, dua kali alami pecah ban dan masuk parit sehingga tidak bisa tepat waktu tiba di KPU Lahat. Dikatakan Hensyi, pemberkasan atau persyaratan untuk mendaftar sendiri sudah lengkap.
“Saya sudah konfirmasi ke KPU Lahat akan daftar pukul 23.00 wib, Selasa (17/7). Nah karena saya berada di Palembang, saya berangkat pukul 15.00 wib. Tapi di perjalanan ban mobil yang saya kemudikan pecah di Prabumulih dan Muara Enim. Naas masuk parit juga hingga menghabiskan waktu berjam jam hingga baru tiba di Lahat pukul 01.00 wib dan KPU Lahat sudah tutup, “aku Hensyi.
Ia sendiri menyesalkan kejadian tersebut dan akibat kegagalan tersebut membuat bacaleg kecewa. Apalagi, bacaleg yang akan diusung pilihan dan menargetkan lima kursi di DPRD Lahat. Kendati demikian, selaku ketua dirinya siap bertanggungbjawab meski diakui dirinya sudah susah payah agar PSI bisa ikut pileg. Kata Hensyi, dirinya sudah menghubungi beberapa ketua Parpol untuk memasukkan bacaleg PSI ke Parpol lain baik yang kurang maupun yang ingin diganti.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Lahat, Cik Ujang menargetkan minimal sembilan kursi di DPRD Kabupaten Lahat, pada Pileg 2019, yang akan datang. Kader yang mumpuni khususnya soal kualitas, diyakini akan menjadi penentu partai berlabang mercy mampu meraup banyak suara di Bumi Seganti Setungguan.
Tak hanya itu, Cik Ujang yang juga Calon Bupati Lahat, berpasangan dengan Haryanto (Cahaya) dan berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Lahat, meraih suara terbanyak di Pilkada Lahat, 27 Juni 2018 lalu berharap ada ‘Cahaya Effect’.
“Ya insallah pada Pileg kali ini masyarakat akan memberikan kepercayaanya kepada Partai Demokrat. Kita target mininal 9 kursi. Insallah Lahat akan biru, “ujar Cik Ujang.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






