Home / HUKUM & KRIMINAL / Gegara Burung Serindit, AS Resmi Ditahan Kejari Lahat

Gegara Burung Serindit, AS Resmi Ditahan Kejari Lahat

Author : Ujang/Rim

LAHAT, LhL – Kejaksaan Negeri Lahat resmi menahan tersangka AS (32) warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat (Sumsel) yang terlibat penjualan burung Serindit Melayu (Loriculus Galgulus) salah satu burung yang dilindungi sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P. 106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang jenis tanaman dan satwa yang dilindungi. Selasa (31/10/23).

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Gunawan Sumarsono SH MH melalui Kasi Intelijen Zit Muttaqin SH MH di dampingi Kasi Pidum M. Fajar Dian Prawitama SH menjelaskan, kasus ini terungkap awal mulanya saat Polhut BKSDA Sumsel wilayah Kabupaten Lahat sedang manaiki Travel tujuan Lahat Palembang.

Polhut mendengar suara kicauan burung didalam mobil yang ia tumpangi. Kemudian Polhut tersebut mengecek di dalam mobil ada 10 burung Serindit Melayu. Ia pun meminta supir agar melihatkan dokumen burung, namun supir travel tidak bisa melihat kan dokumen tersebut.

Baca Juga  Lagi.... Kebakaran Sumur Bor Minyak Ilegal di Desa Keban 1 Sanga Desa Muba

Pihak Polhut pun segera membawa burung Serindit Melayu ke BKSDA Sumsel dan langsung menindak lanjuti siapa pengirim burung tersebut. Selang satu jam tepatnya tanggal 21 Juli pukul 22.00 WIB AS Tsk di amankan BKSDA dan dibawak ke Polda Sumsel”, terang Kasi Intelijen Zit Muttaqin SH MH.

Lebih lanjut Zit mengatakan AS saat ini sudah kita tahan dan akan kita titip kan ke Lapas Lahat. Kasus ini masih dalam pengawalan Polda Sumsel dan Jaksa Peneliti Kejati Sumsel dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lahat dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum (Pidum) Kejari Lahat.

Baca Juga  TK A,BA,TA,TSA JUARA 1 LOMBA MEWARNAI¬†DI CITIMALL

AS ini, kata dia, disangkakan dengan tindak pidana tentang konserpasi sumber daya alam hayati dan ekosistem pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat huruf A, UU RI nomor 5 tahun 1990. Ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan denda 100 juta.

“Untuk barang bukti yang diamankan, yaitu 10 ekor burung Serindit Melayu yang sudah diserahkan ke BKSDA wilayah Lahat (Sumsel) dan beberapa jenis burung yang tak dilindungi, 38 ekor burung Perenjak, 18 ekor burung Kacamata biasa dan 1ekor Cucak Kuning”, pungkasnya.

Editor : RON

Check Also

Bacagub Sumsel Mawardi Yahya Sambangi Relawan di Pagaralam

Author : Toni Ramadhan PAGARALAM, LhL – Mempunyai program besar adalah solusi bagi masyarakat di …

SMM Panel

APK

Jasa SEO