Home / REGIONAL / MUARA ENIM / Dinilai Curang Saat Pilkades, 2 Kandidat Sanggah Perlakukan Oknum BPD Muara Tenang

Dinilai Curang Saat Pilkades, 2 Kandidat Sanggah Perlakukan Oknum BPD Muara Tenang

Author : Darmudin

MUARA ENIM, LhL – Sanggahan pemilihan Kepala Desa di desa muara tenang, kecamatan Semende darat Tengah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, berbuntut panjang. Pasalnya Tajudin selaku calon kepala desa no urut 01 dan Harmudin selaku Calon kepala desa no urut 02 melakukan Penyanggahan Kepada BPD dan Kecamatan Semende darat Tenga kabupaten muaraenim Sumatra Selatan.

Harmudin menyesalkan atas perbuatan panitia yang diduga ada kecurangan, menurut Harmudin dari menghilangkan hak pilih masyarakat, hingga mendukung pemalsuan data atas nama Riswan,

Sebanyak sembilan orang dinyatakan oleh panitia belum mencukupi persyaratan untuk melakukan hak pilih merekah, Padehal cuman kurang satu hari dari enam bulan berdomisili di Desa Muara Tenang. sedangkan Atas nama Riswan baru tiga bulan, sudah bisa memilih

Dikisahkan Harmudin, diketahui Riswan pada saat seleksi penetapan daftar calon pemilih ,panitia membenarkan bahwa Riswan sudah mempunyai Kartu Keluarga, sedangkan ketika selesai Pilkades ternyata Riswan baru terdaftar di Disduk Capil dan kecamatan baru tiga bulan,

Pada saat melakukan rembukan di sekretariat Panitia penyelenggara Pilkades daftar pemilih sementara nama Riswan di buat nama Riawan dengan nik yang sama atas nama Riswan Setela di ketahui di Daftar Pemilih Tetap sehingga menurut Harmudin di sini kuat dugaan adanya Ketua panitia beserta anggotanya melakukan Pemalsuan Data, Nama Pemilih.

Baca Juga  PJ Bupati H Apriyadi Minta Segerakan Peralihan Listrik MEP ke PLN demi Warga Muba

“Dalam hal ini, Riswan membenarkan kalau Kartu Keluarga (KK)nya baru berumur tiga bulan dan bisa melakukan pemilihan, Namun untuk menjawab hal ini, bisa terjadi yang berhak menjawab adalah ketua panitia Pilkades Sahrul Kiram”, urainya, Senin (26/2/24).

Menurut Sahrul Kiram selaku Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Muara Tenang mengatakan, terjadinya riswan bisa melakukan pemilihan berdasarkan sudah terdaftar di daftar pemilih tetap, dan tidak ada Penyanggahan dari ketiga calon kepala desa muara tenang.

“Hal inilah yang disesalkan oleh Harmudin, karena pada saat pengesahan mata pilih di DPT Harmudin sempat menanyakan dengan ketua panitia dan anggotanya. Lalu secara serentak panitia Mengatakan bahwa Riswan sudah Mempunyai KK. Menurut Harmudin, hal yang mustahil jika Ketua panitia dan anggotanya tidak mengetahui bahwa Kartu Keluarga Riswan baru berumur tiga bulan dan untuk menyiasati hal tersebut pada saat di DPS nama Riswan bernama Riawan”, ulasnya,

Tajudin juga menambahkan Bahwa Panitia Pilkades menghilangkan hak pilih masyarakat atas nama Sahrul Abidin dan Sahrul Abidin sudah menanyakan kepada ketua panitia, agar dirinya tetap bisah memilih atau menggunakan hak suaranya,

Sementara Sahrul Kiram selaku ketua panitia mengatakan kepada Sahrul Abidin akan dimasukkan kembali setelah DPT padahal di DPS dan verifikasi DPS Sudah terdaftar, namun hingga pada waktu tiba pemilihan Sahrul Abidin tidak ada namanya di DPT, sehingga tidak bisah mengunakan hak suaranya pada saat akan melakukan pemilihan.

Baca Juga  TABRAKAN ALA ADU KAMBING, 2 KORBAN MASUK IGD

Di sisi lain Kasiudin dan Nahdatul Husni selaku masyarakat Muara Tenang yang umur KK mereka kurang satu hari dan empat hari. Mereka tidak bisa memberikan hak pihnya. Keduanya menyesalkan atas aturan yang diberikan panitia kepada masyarakat, namun panitia sendiri melabrak aturan tersebut. Diketahui Riswan juga adalah seorang operator Panitia Pemilihan Kepala Desa,tutur mereka kepada wartawan.

Nuraisa selaku Ketua BPD Muara Tenang membenarkan bahwa adanya penyanggahan atas pemilihan Kepala Desa Muara Tenang yang dilaksanakan secara serentak pada tanggal 14 Oktober 2023 lalu.

“Setela kami melakukan mediasi dengan panitia dan calon kepala desa yang melakukan Penyanggahan, tidak menemukan kesepakatan. Maka kami pihak BPD Muara Tenang melaporkan ke Kecamatan Semende Darat Tengah, namun hingga saat ini pihak kecamatan belum ada jawaban, dan tindakan”, kata dia.

Sementara pihak kecamatan ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon berbanding terbalik dengan pernyataan kedua calon kepala desa. Ketua BPD bahkan di masa Riswan menjabat camat sudah melakukan pemanggilan dan untuk kedua kalinya akan segera dipanggil dan akan mengundang unsur Tripika.

Editor : RON

Check Also

Percepat Tangani Blankspot, 2 BTS Telkomsel di Babat Toman dan Sugih Waras Telah On Air

Editor : RON MUBA, LhL – Pj Bupati Musi Banyuasin ucapkan terima kasih ke PT. …

SMM Panel

APK

Jasa SEO