Kudus – Beberapa warga Desa Kedungsari Kecamatan Gebog, di mana tanah pekarangan maupun ladangnya yang dilewati jalan beton TMMD sepanjang 900 kilometer yang masih dirampungkan TNI dan warga, harga tanahnya akan mulai merangkak naik. Senin (06/04/2020)
Dampak ke depan naiknya harga tanah permeter di kanan-kiri jalan yang sedang di bangun tentara, akan benar-benar dirasakan dan menjadi bonus pembangunan akses desa. ”Warga kami akan menikmati keuntungan dari pembangunan jalan yang sedang dilakukan oleh Kodim 0722/Kudus. Sebelumnya, harga jual tanah disini hanya puluhan ribu permeternya, namun kedepan saya yakin harga akan mulai merangkak naik, bahkan bisa mencapai harga jual ratusan ribu rupiah permeternya,” terang Sutrisno Warga Kedungsari, Lurah Kedungsari mengatakan, “Sudah ada beberapa warga yang mulai mendaftarkan tanahnya untuk disertifikat ke Dinas Pertanahan Kabupaten Kudus. Sebelumnya warga disini tidak memikirkannya. Kebanyakan tanah waris dan tidak ada rencana untuk dijual,” ungkapnya.
Jadi dengan adanya pembangunan jalan beton yang di bangun tentara di desa tersebut yang melibatkan lintas sektoral di Kabupaten Kudus, TMMD Reguler ke-107 manfaatnya benar-benar sangat dirasakan baik warga setempat maupun warga desa tetangga. Bahkan warga banyak yang menanyakan, kapan kegiatan lanjutan TNI membangun desa ada lagi di desa mereka. (Pendim Kudus)
Lahat Hotline



