Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Merapi Timur / REKANNYA DIPECAT SEPIHAK, KARYAWAN PT. MUM MOGOK KERJA

REKANNYA DIPECAT SEPIHAK, KARYAWAN PT. MUM MOGOK KERJA

Author : Iin/Karel

MERAPI TIMUR, LhL – Puluhan karyawan perusahaan tambang dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) PT. Manggala Usaha Manunggal (PT. MUM) melakukan aksi mogok kerja di area pertambangan batubara PT. MUM site Banjarsari Pribumi Desa Banjarsari Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Rabu (20/06/18), melakukan aksi mogok kerja.

Ketua Pengurus Komisariat SBSI PT. MUM site BP Aan Andriansyah menuturkan, aksi mogok kerja tersebut berawal dari tidak terimanya pemecatan anggota SBSI secara sepihak yang tidak sesuai menurut Undang Undang (UU) yang berlaku.

“Ada lima belas orang karyawan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara sepihak oleh PT. MUM, dengan adanya aksi mogok kerja tersebut. Kami mengharapkan agar teman teman yang di PHK secara sepihak dapat dipekerjakan kembali, namun kenyataannya pihak perusahaan tidak terima. Apabila aksi ini tidak di indahkan kami akan lakukan aksi mogok kerja selama 30 hari,” ungkapnya.

Baca Juga  BUPATI LAHAT SAFARI JUMAT DI DESA MUARA LAWAI

Ia menambahkan, dengan adanya aksi mogok kerja ini tujuannya agar pihak perusahaan dapat mengambil kebijakan serta menarik dan mempekerjakan kembali karyawan di PHK tersebut.

“Kami meminta agar pihak perusahaan dapat menarik dan mempekerjakan kembali teman teman yang sudah di PHK walaupun statusnya cuma di rumahkan,” tegasnya.

Sementara itu, Humas SBSI PK. PT. MUM Okta Hariansyah menuturkan, sebelumnya sudah ada kesepakatan dan perjanjian bersama melalui Bipartit, antara perusahaan dengan karyawan. Dalam perundingan tersebut telah disepakati yang kemudian dimuat dalam perjanjian bersama.

“Dengan telah disepakati dan ditanda tanganinya Perjanjian Bersama, pihak perusahaan tidak akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan. Namun lebih mengutamakan dialog/musyawarah antara pihak perusahaan dan karyawan,” ungkapnya.

Baca Juga  LIMBAH BATU BARA DIDUGA CEMARI SUNGAI KUTEAN

Di sisi lain, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Merapi AKP Herli Setiawan, SH, MH menyampaikan, kepada karyawan agar tidak melakukan aksi atau hal hal merugikan serta mengajak para peserta aksi agar mengutamakan musyawarah dalam mencari solusi dari permasalahan yang sedang mereka hadapi sekarang ini.

“Kami di sini, cuma pengamanan agar tidak terjadi konflik yang merugikan semua pihak, kami mengharapkan agar aksi ini dapat berjalan dengan aman dan damai serta ada titik temunya untuk kata mufakat biar kedua belah pihak dapat beraktifitas kembali,” ungkapnya.

Editor : Zadi

Check Also

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Warga Nanjungan Mengapung di Sungai Lematang

Author : Hendry MERAPI TIMUR, LhL – Warga di Desa Nanjungan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten …

SMM Panel

APK

Jasa SEO