KIKIM TIMUR, LhL – Berawal dari merebut mickrophone di panggung pesta Fiko Riwanto (23) tercatat sebagai warga Desa Seronggo, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat harus meregang nyawa akibat ditusuk senjata tajam oleh seorang pria yang tak diketahui identitasnya.
Informasi terangkum kejadian dugaan pelanggaran tindak pidana sesuai dengan pasal 351 KUHP ayat 3 dan atau pasal 170 serta pasal 338 KUHP ini tepatnya terjadi sekira jam 00.30 Wib, di pesta pernikahan salah satu warga di Desa Lubuk Kuta, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat diduga karena ketersinggungan pelaku yang hendak menyanyi saat berada di panggung acara hajatan direbut mickrophonenya tiba tiba direbut oleh korban. Minggu (22/10).
Insiden perampasan mic ini berbuntut panjang sempat berkelahi di atas panggung hiburan, berhasil dilerai oleh pihak panitia dan korban sempat turun dari panggung. Namun rupanya pelaku yang menaruh sakit hati karena merasa sudah dipermalukan oleh korban lantas pelaku mengejar korban dengan seketika pelaku langsung menancapkan senjata tajam jenis pisau ke leher sebelah kanan korban.
Akibat dari tikaman pelaku ini, korban seketika jatuh tak berdaya. Sempat dilakukan pertolongan untuk dibawa ke pusat kesehatan terdekat oleh undangan pesta. Namun karena tikaman yang cukup serius dan darah yang cukup banyak keluar akhirnya korban meregang nyawa saat diperjalanan.
Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Paur Humas Polres Lahat Ipda Sabar T membenarkan perihal kejadian tersebut. Diungkapkan Sabar untuk pelaku sendiri masih dalan penyelidikan pihaknya.
“Jajaran Polsek Kikim Timur, masih menyelidiki identitas pelaku. Pemicu penikaman ini diduga karena ketersinggungan pelaku terhadap korban karena korban merampas mic yang akan digunakan pelaku saat hendak bernyanyi,”bebernya
Dijelaskan Sabar, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kejadian tindak pidana yang telah mengakibatkan satu nyawa melayang sia sia tersebut. Dikatakan Sabar juga, pada acara keramaian ini sendiri pihak penyelenggara pesta tidak memberitahukan kepada pihaknya.
“Tidak ada izin keramaian pada acara tersebut. Kita masih melakukan pemeriksaan kepada saksi saksi yang melihat. Barang bukti pakaian korban sudah kita amankan. Identitas pelaku masih terus kita lakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





