” MINIMAL 21 HARI BISA NORMAL ”

MERAPI BARAT. LhL – Dengan adanya tindakan cepat tanggal dari pihak pemerintah Kabupaten Lahat, bekerjasama dengan Polres dan TNI serta masyarakat,.akan kerusakan jembatan yang merupakan sarana penghubung di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat. Hari ini, Senin (20/6) Bupati Lahat, H Aswari Riva’i, SE, didampingi Dandim 0405 Lahat, Letkol. CZI Srihartono, Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka, SIK, Sekda Lahat, Nasrun Aswari, SE, MM, langsung meninjau ke lokasi jembatan yang melintasi Sungai Lematang tersebut.

Tampak hadir juga di lokasi, Kapolsek Merapi, AKP Sopian serta sejumlah perwira polri lainnya, para kepala dinas, Kabag, Asisten, beberapa pegawai dinas perhubungan dan Sat. Pol. PP yang menjaga ketat satu jalur lalulintas memasuki jembatan tersebut.

Tiba di jembatan, H. Aswari, Rantau, Srihartono dan juga Nasrun Aswari langsung melihat ke titik rawan kerusakan di mulut jembatan. “Ini harus segera di perbaiki. Paling tidak dalam harus dihancurkan dulu beton yang membalut besi lantai jembatan, baru kemudian dirangkai lagi supaya dapat menyatu dengan operasinya”, ujar Aswari.
Disela sela obrolannya dengan Rantau dan Srihartono, H Aswari memanggil dan bertanya kepada seorang kepala tukang yang mengerjakan perbaikan. “Saya minta kamu kerjakan ini sebaik dan secepat mungkin. Kalau bisa dalam minggu ini proses pengecorannya sudah selesai. Tapi walaupun begitu, kita harus tetap menunggu selama.21.hari pengerasan cor,.supaya lebih kuat”, pinta Aswari.
Menimpali keterangan H Aswari, Rantau pun menyarankan agar setelah nanti di cor. Maka habim jembatan yang sekarang digunakan untuk satu jalur itu segera dipindahkan ke jalur yang sedang dikerjakan, lalu jalurnya juga dipindahkan dulu ke sebelah kiri dari arah lahat. “Jadi semuanya bisa jalan, kan sambil nunggu pengerasan cornya. Nanti di sebelahnya lagi bisa dikerjakan juga, laju kendaraan pun tidak terganggu”, jelas Rantau.
Photo/Naskah : (UJANG, SP)
Lahat Hotline


