Home / Umum / Rembuk Stunting Desa Air Sulau Membahas Usulan Desa Untuk Menangani Stunting Tahun 2024

Rembuk Stunting Desa Air Sulau Membahas Usulan Desa Untuk Menangani Stunting Tahun 2024

Author : YESY

BENGKULU SELATAN, LhL – Dalam upaya untuk menangani masalah stunting di wilayahnya, Desa Air Sulau Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan mengadakan Rembuk Stunting pada tanggal 20/06/2024 yang dimulai dari pukul 08:30 Wib sampai selesai. Acara tersebut diselenggarakan guna membahas usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) tahun anggaran 2024 yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan stunting yang terjadi di desa khususnya air sulau.

Rembuk Stunting dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa , Kepala Desa, Camat, Babinkamtibmas, Babinsa, Ibu Ka Puskesmas Sulau, Kepala Balai KB Kedurang Ilir, TA Pemberdayaan Masyrakat BS, Ketua PKK dan Pokja lV Air Sulau, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan angota, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Bapak/Ibu Kader TPPS Air sulau, Kader PPKBD dan sub PPKBD, Kader KPM Air Sulau, Kader Posyandu Beringin dan Mertam Jaya, Tokoh Agama Bapak Zaini AFKepala Puskesmas, dan Bidan Desa, Pendamping desa. Kehadiran semua pihak tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dari masyarakat dan pemerintah setempat untuk menangani masalah stunting secara serius.

Baca Juga  FILM AVENGERS JADI IDOLA PENGUNJUNG CITIMALL LAHAT

Dalam rembuk tersebut, berbagai isu terkait stunting dibahas secara mendalam. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi yang seimbang dan perawatan anak yang baik untuk mencegah stunting. Pemerintah Desa Air Sulau juga membahas langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam RKPDesa 2024 untuk mengurangi angka stunting di wilayah mereka yakni desa air sulau.

Salah satu rencana aksi yang diusulkan adalah program pendidikan gizi dan perawatan anak dan yang bersangkutan masalah kesehatan yang lain yang mana diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan asupan gizi yang baik dan perawatan yang tepat bagi anak-anak mereka dan masyarakat yang lainya.

Selain itu, Kepala Puskesmas dan Bidan Desa turut berperan dalam rembuk ini dengan menyampaikan informasi tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan perawatan medis yang diperlukan untuk mencegah stunting. Mereka juga memberikan saran dan arahan kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pentingnya makanan bergizi bagi tumbuh kembang anak.

Rembuk Stunting Desa Air Sulau ini diharapkan menjadi titik awal bagi upaya serius dalam menangani masalah stunting di desa tersebut. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait, diharapkan bahwa RKPDesa 2024 akan mampu mengimplementasikan program – program yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi stunting.

Baca Juga  GANN Provinsi Sumatera Selatan dengan BNN Kota Pagaralam Diresmikan

Dengan berjalannya waktu, diharapkan Desa Air Sulau dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak mereka. Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya memerangi masalah stunting yang menghambat pertumbuhan generasi muda.

Adapun hasil dari rembuk stunting sebagai berikut :
1. Sosialisasi tentang pernikahan dini.
2. Perlombaan – perlombaan
– Balita Sehat
-Rumah Sehat
-Pemanfaatan Perkarangan
3. Moderenisasi Alat – alat posyandu
4.Memberikam PMT pada saat kunjungan
5. Memberikan pelatihan teknis terhadap TPPS
6.Pelatihan terhadap Canting / remaja
7.Pelatihan ibu hamil
8.Pelatihan bufas
9.Bimtek Inovasi dahsat ( Menu makanan sehat )
10. Sosialisasi keagamaan remaja / Cantin

“Kenali penyebab utama masalah stunting yaitu mal nutrisi pada ibu hamil dan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak” ungkap Rusidi,S.lP selaku Sekcam.

Editor : RON

Check Also

Kades serta Perangkat Desa dan Masyarakat Lubuk Layang Ilir Sambut Antusias Kedatangan Yulius Maulana

Author :Ujang LAHAT, LhL – Menghadiri acara pernikahan Wira dan Neni di Desa Lubuk Layang …

SMM Panel

APK

Jasa SEO