Home / BERITA NASIONAL / Bengkulu / Pemdes Tanjung Aur Adakan Pelatihan Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal

Pemdes Tanjung Aur Adakan Pelatihan Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal

Author : YESY

BENGKULU SELATAN, LhL – Berbagai usaha pemerintah untuk membuat masyarakatnya dapat meningkatkan usaha dan nilai gizi, kali ini pemerintah Desa Tanjung Aur Kecamatan Bungga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan adakan pelatihan budidaya ikan lele kolam terpal.

Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Camat, Sekcam, Dinas Perikanan, Babin Podmar, Ketua BPD, Pendamping Desa dan seluruh masyarakat Tanjung Aur. Kamis (13/07/23) di Balai Desa setempat.Kegiatan ini dimulai dari jam 09.30 wib sampai selesai.

Pembagian bibit lele ini, nantinya akan diberikan secara permubungan atau menurut KK, yang jumlah keseluruanya sebanyak 176 mubungan. Setiap mubungan mendapat 500 ekor bibit ikan lele.

Sidarhan selaku Kades mengucapkan banyak terima kasih telah menghadiri undangan dan memohon maaf jika dengan penyambutan agak kurang berkenan.

“Mari sama -sama belajar supaya mengurangi kegagalan dalam beternak dan semoga berhasil nantinya. Untuk meningkatkan perekonomian dan nilai gizi, marilah kita dengarkan nanti dari dinas perikanan sebagai narasumber supaya nantinya ternak lele tersebut dapat berkelanjutan”, ajaknya.

Begitupun menurut M.h m Harie Mustapa, selaku Ketua BPD ia mengharap kepada masyarakat yang dapat bantuan ikan lele nantinya dapat bermanfaat dan berguna ke depanya.

“Untuk peralatan dan perlengkapan, supaya digunakan sebaik mungkin supaya nantinya dapat meningkatkan nilai gizi”, kata dia.

Baca Juga   JALAN TMMD AKAN MEMPERLANCAR WARGA HASIL TANI

Camat Bungga Mas, Tanzaral Amri S. Sos menyampaikan, sesuai dengan program desa yang diusulkan oleh Pemdes Tanjung Aur mengenai ketahanan pangan. Yang mana, artinya mengenai ternak lele memakai terpal.

“Segala yang berhubungan dangan ternak lele ini berharap supaya masyarakat agar menyimak dan memperhatikan apa yang disampaikan narasumber.

Bagi Pak Camat, kegagalan adalah pembelajaran. Maka dari itu harus benar -benar memperhatikan agar peternakan ini benar benar harus dilaksanakan dengan kesiapan yang mateng dan harus benar benar siap.yang mana harus menyiapkah kolam, bibit dan pakan.

“Jikalau ada kendalanya, harus melapor ke Pemdes supaya selanjutnya bisa ditindak lanjuti. Keberhasilan adik sanak adalah keberhasilan Kades Tanjung Aur Maka dengan acara ini, selaku Camat saya juga membuka pelatihan tentang budidaya ikan lele resmi dibuka”, ungkap Camat.

Dampak positif dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat bisa menjual harus memberi pelajaran dan pengetahuan dari mulai pemasukan bibit.
Berharap kepada masyarakat agar berperan aktif dan tidak malu bertanya supaya nantinya kegiatan budidaya ini dapat berhasil kedepanya pesan Ridi selaku pendamping desa lokal.

Dalam kesempatan acara tersebut, meskipun kebanyakan dihadiri dan diikuti oleh perempuan yakni Ningsi Apriani sebagai Sekretaris pperikanan memberi semangat penuh kepada ibu-ibu yang hadir supaya tetap berusaha optimis dan yakin dengan budidaya ternak ikan lele.

Baca Juga   Sisa Pekerjaan Masih Banyak, Satgas TMMD dan Warga Diminta Tingkatkan Kerja¬†

Dikarenakan ternak ikan lele baginya sangat mudah dan cocok untuk di beberapa tempat dan penangananya tidak sefisifik dibanding ikan lain. Iapun berharap, hal ini tidak berhenti cuma sebatas ini saja, melainkan bisa berlanjut buat seterusnya di kemudian hari.

Untuk selanjutnya di acara pelatihan budidaya ini tidak ketinggalan Nopi Supriadi selaku Kabid Budidaya. Ia menyampaiakan tentang persiapan dan pemeliharaan bahkan panen.

“Yang perlu diperhatikan dipersiapkan harus membersihkan lokasi yang buat membuat kolam. Kegunaan utama menyetabilkan suhu air supaya tidak terlalu panas, yang mana dapat menyebabkan bibit ikan mati pas ditebar. Jangan di bawah batang yang daunya gampang gugur dikarenakan hal itu bisa membuat AIr kolam bau dan menimbulkan amoniak yang mengandung racun”, urainya.

Dan dalam pemeliharaan, selain merakit kolam terpal diusahakan rangkanya itu kualitasnya kuat dan jaraknya pun harus diperhitungkan.
cuci terpal, untuk menghilangkan bahan kimia sebelum penebaran benih, jelas Nopi sambil menyodorkan pertanyaan sekali-kali kepada masyarakat sekiranya belum memahami.

Dan diakhir acara, dia menyarankan agar nantinya dapat memilih bibit yang baik,yang mana ciri-ciri bibit yang baik dan bermutu.

Editor : RON

Check Also

Konsistensi Bukit Asam (PTBA) Jalankan Good Mining Practice Demi Keberlanjutan

Author : Ujang/Humas BA JAKARTA, LhL – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND …

SMM Panel

APK

Jasa SEO