Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / LAHAT / Kecamatan Mulak Ulu / KEMARAU, HASIL PETANI KOPI DI MULAK MEROSOT

KEMARAU, HASIL PETANI KOPI DI MULAK MEROSOT

# AKIBAT BUNGA KOPI HANGUS DAN KERING

Author : Ivi Hamzah

MULAK ULU, LhL – Kemarau panjang yang sudah berlangsung beberapa bulan ini, banyak dampaknya terhadap tanaman dan tumbuhan yang menjadi kekeringan. Begitu juga dengan beberapa sumber mata air dari sumur kini sudah kering dan tak mengalir lagi.

Terlebih lagi bagi para petani kopi, saat ini sudah merasakan dampaknya sebelum musim panen tahun depan. Karena kondisi bunga yang akan menjadi buah kopi, kini sudah terbakar oleh teriknya matahari.

Baca Juga  HASIL MUSDES ADD DESA MUARA TIGA, FOKUS KE JALAN RABAT BETON

Keluhan tersebut seperti diutarakan oleh Kaludin seorang petani kopi dari Desa Geramat pada awak media, Sabtu (04-08-18) yang sedang membersihkan beberapa tunas di batang dan dahan kopi.

“Pecaknye gagal panen lagi kite pekebun kawe ni. Makmane pule, bunge kawe ni lah mutung gale. Padahal, kawe inilah harapan kami,” tuturnya.

Ditanya soal berapa penghasilan pertahun dari hasil panen kopi, Kaludin katakan satu hektar kebun kopi, kalau normal dan tidak kemarau bisa mencapai 1,5 ton dari 3000 batang kopi. Tetapi untuk musim tahun ini, Ia hanya mendapatkan separuhnya.

Baca Juga  UNSUR TRIPIKA MULAK ULU MONITORING PEMBANGUNAN DESA PENGENTAAN DAN PENINDAYAN

“Hasil panen kita tahun ini sangat minim, karena bunga tahun kemarin banyak berguguran dan tak menjadi buah. Makanya kami ragu lagi untuk musim tahun depan, karenanya bunganya sekarang sudah banyak terbakar oleh panasnya matahari. Semoga hujan lekas turun, agar tanaman menjadi segar kembali.,” harapnya.

Editor : Zadi

Check Also

Desa Lesung Batu Menjadi Tuan Rumah Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Author : Ivi Hamzah MULAK ULU, LhL – Bertempat di kebun buah Cukoh Simpow Desa …

SMM Panel

APK

Jasa SEO