Author : Ivi Hamzah
MULAK ULU, LhL – Bertempat di kawasan agrowisata cuko simpoe desa lesung batu kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, hari ini Rabu (4-2-2026) Bupati Lahat Bursah Zarnubi beserta rombongan mengunjungi Agrowisata cukoh Simpoe. Hadir dalam acara tersebut seluruh OPD, Kepala Dinas, Anggota DPRD Lahat fraksi Golkar, Camat Mulak Ulu, Camat Tanjung Tebat, Kota Agung dan Mulak Sebingkai, Kapolsek Mulak Ulu, Danramil 405/09, PT MEP, KUA Mulak Ulu, KUPT Puskemas Muara tiga dan seluruh Kades Mulak Ulu dan masyarakat desa lesung batu.
Setibanya di lokasi, bupati lahat beserta rombongan langsung meninjau agrowisata cuko simpoe sekaligus meresmikan Balai Kemasyarakatan Desa Lesung Batu.
Atas kunjungannya bupati beserta jajarannya ini, Kepala Desa Lesung Batu Radius Prawira SIP mengucapkan terimakasih telah hadir memenuhi undangannya untuk meninjau langsung agrowisata cuko simpoe. Radius juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas-dinas di kabupaten lahat yang telah banyak memberikan bantuan untuk kemajuan agrowisata cuko simpoe, begitu pula bantuan dari pihak swasta seperti dari PT MEP yang telah berkontribusi juga untuk kemajuan agrowisata. Dikesempatan ini juga Radius menjelaskan bahwa lokasi agrowisata cuko simpoe ini seluas 5,5 hektar dan suda bersertifikat. Agrowisata ini telah ditanam berbagai macam buah-buahan, untuk peternakan dan perikanan telah dikembangkan budidaya ikan lele, ayam kampung, dan magot. Serta didukung dengan beberapa fasilitas seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Balai Kemasyarakatan (Kantor desa) serta buat nyantai atau gazebo, dan tempat pembuangan akhir sampah.
Dengan beberapa fasilitas yang telah dibangun tersebut, Radius berharap kepada pemerintah untuk memasang listrik yang bertegangan tinggi dan fasilitas pendukung lainnya.
“Mohon bantuannya pak bupati agar beberapa pembangunan dan areal perkebunan ini dapat teraliri listrik,”harapnya.
Sementara itu Bursah Zarnubi bupati lahat setelah meninjau lokasi agrowisata sangat mengapresiasi agrowisata cuko simpoe yang telah dikelola dengan baik oleh desa lesung batu. Bursah mengatakan bahwa desa lesung batu bisa menjadi contoh buat desa-desa lain yang ada di kabupaten lahat, karena telah menjadikan hutan belukar yang tidak produktif menjadi lahan produktif.
Lahan yang seperti inilah yang harus dikelola oleh desa untuk menunjang perekonomian desa sehingga dapat menjadi income desa kedepannya. Bursah juga berpesan kepada masyarakat agar mencintai lingkungan dan menerapkan pola hidup ASRI Aman Sehat Resik Indah.
“Mari kita menata kota membangun desa dengan mencintai lingkungan yang bersih dan sehat,”ajaknya.
Editor : RON
Lahat Hotline


