Author : Imam. S
Muara Enim, LhL – dengan adanya pemberitaan yang mendiskriditkan organisasi PWI Muara Enim, yang mengatakan salah satu organsaai kewartawanan yang memanfaatkan dana hibah untuk pelesiran di salah satu media online beberapa waktu lalu, PWI Muara Enim membantah keras isi pemberitaan tersebut .
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWI Muara Enim Andi Candra didampingi Panitia Pelaksanaan Study Banding .
“Apa yang kami lakukan adalah kegiatan program kerja PWI Muara Enim dengan melaksanakan Study Banding ke PWI DI Yokyakarta, dan kegiatan tersebut jelas dan nyata. Kita berkunjung ke kantor PWI DI Yogjakarta dan diterima langsung oleh Ketua PWI DIY, Sihono dan jajaran Kepengurusanya. Banyak hal yang kami dapatkan, diantaranya adalah bagaimana PWI DIY bisa mendapatkan Kantor Sekretariat sendiri, dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi DIY, bagaiman PWI DIY dapat mengelola koperasi Simpan Pinjam, dengan tujuan untuk kesejahteraan Anggota PWI “, terang Andi pada LhL, Senin (16/7/18).
Selain itu, sebut Andi, juga anggota PWI Muara enim mendapatkan edukasi dari Ketua PWI DIY terkait masalah bagaimana cara pembuatan berita yang baik dan benar bukan berita bohong atau Hoak .
Dalam kesempatan itu juga PWI Muara Enim mendapatkan Piagam Deklarasi yogyakarta yang dihadiri oleh 23 perwakilan PWI tingkat provinsi se-Indonesia.
“Dan ditandatangani oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sultan Hamengkubowono X”, ujarnya menambahkan.
Selain itu juga PWI Muara Enim berkesempatan mengunjungi beberapa tempat wisata yang di Yogyakarat, seperti candi Birobudur, Candi Prambanan dan kawasan wisata Daerah Kabupaten Gunung kidul.
“Banyak sekali hal yang di dapat di antaranya, bagai mana Wartawan Muara enim dapat memberikan contoh pengelolaan Area wisata dengan melalui karya tulisnya, serta dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah bagai mana cara pengelolaan Area wisata di kabupaten Muara Enim”, imbu Andi.
Kegiatan Study banding tersebut, diikuti oleh 30 anggota PWI Muara Enim didampingi oleh Satu orang dari Humas Protokol Muara Enim.
“Dana yang digunakan memang benar menggunakan dana hibah, sesuai dengan RKA Anggaran Dana yang kami Terima. dan hal tersebut sudah dianggarkan oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim pada tahun 2017 lalu untuk kegiatan 2018 ini. Terkait adanya pendamping dari Humas dan Protokol satu orangnggaran pendamping menggunakan anggaran tersendiri dari Humas Dan Protokol
Lahat Hotline





