Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / Umum / TOLAK RAPAT PLENO, MASSA DODI-GIRI DATANGI KPU SUMSEL

TOLAK RAPAT PLENO, MASSA DODI-GIRI DATANGI KPU SUMSEL

Author : Andre

PALEMBANG, LhL – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Sumsel di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel di Jakabaring, diwarnai aksi demo oleh ratusan masyarakat. Keseruan di dalam gedung saat Pleno tak lagi menjadi perhatian khusus dengan adanya aksi di luar gedung. Konsentrasi petugas, pun terpecah dua sehingga pengamanan dari pihak kepolisian dan instansi lainnya ditingkatkan guna mengawal keamanan.

Ratusan masa yang melakukan aksi demo tersebut mendesak KPU untuk menjadi penyelenggara yang jujur dan amanah dalam melakukan tugas.

“Kalau Gubernur dan wakil Gubernur terpilih nantinya menang karena kecurangan, KPU Sumsel harus bertanggung jawab,” kata Koordinator Aliansi Pemuda Peduli Palembang, Ruben selaku koordinator lapangan (Koorlap) aksi tersebut, Minggu (08/07/2018).

Baca Juga  IKUT PILKADA, NOPRAN PAMITAN DENGAN KELUARGA GERINDRA

Dengan membawa beberapa spanduk bertuliskan “Bahwa penyelenggara tidak memiliki legalitas formasl, sebab seluruh PPK, PPS, KPPS di Kota Palembang tidak memiliki SK penetapan untuk penyelanggaraan Pilgub Sumsel”. “Siapapun Gubernur Sumsel terpilih kita akan dukung, asal sesuai UUD dan tidak cacat hukum,” teriak Ruben sambil melakukan orasi penolakan melalui pengeras suara.

Koordinator aksi (Korak) Ruby Indaiarta juga turut menyampaikan hal serupa, di mana pihaknya tidak akan menerima hasil Pillgub Sumsel, yang menurutnya pihak PPK dan PPS tidak dibiayai Palembang dan tidak dari anggaran KPU Sumsel.

Ratusan massa juga menolak, jika aksi ini dikerahkan dari paslon Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel yang kalah, dan pihaknya menuntut dilaksanakannya Pilkada ulang khususnya di Kota Palembang.

Baca Juga  SENI REBANA DIKIR ADAT LAHAT MASIH KENTAL

”Kami minta PSU dilaksanakan di Palembang, hal itu bisa dilaksanakan jika menenuhi unsur TMS (Terstruktur, Masif dan Sistematis),” tegas dia.

Ditambahkannya, KPU Sumsel dinilai tidak memiliki legalitas hasil Pilkada di Sumsel, sehingga pihaknya minta proses rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Sumsel dihentikan.

“Kami minta tidak boleh perhitungan di dalam. Kalau masih saja, kami meringsek ke dalam. Ini aksi kami pertama dan besok- besok akan lebih besar jika tuntutan kami tidak dilaksanakan,” tutup Ruby.

Aksi ini sendiri dikawal ketat ratusan personil dari Polda Sumsel dan Polresta Palembang diback up TNI dari Kodam II Sriwijaya da Sat Pol PP.

Editor : Zadi

Check Also

Pemdes dan BPD Desa Air Tenam Gelar Musdes Pencermatan Ulang RPJMDes.

Author : YESYBENGKULU SELATAN, LhL — Pemerintah Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu …

SMM Panel

APK

Jasa SEO