Author : Ron
MERAPI BARAT, LhL – Kehadiran wahana wisata Pelancu yang didirikan oleh penggerak literasi Humba Ayek Lematang di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat, belakangan semakin diminati pengunjung. Pesatnya kemajuan ini, karena selain untuk berakting di spot berfoto selfie dan wefie, wisatawan juga bisa menikmati fasilitas membaca buku-buku yang disediakan oleh pengelolanya.
Sebagai lokasi aman dan nyaman bagi pengunjung yang ingin membaca, pihak pengelola Pelancu juga menyediakan sebuah pondok khusus yang diberi nama “Pondok Mbace Pelancu”, dengan ukuran sekitar 3 x 6 meter.
“Jadi, sembari menikmati wisata alam, kami juga ingin menggalakkan minat gemar membaca bagi para pengunjung Pelancu,” terang Evan Yusuf, selaku Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang juga Ketua Huma Mbace Ayek Lematang, Minggu (17/9)
Pondok Mbace Pelancu ini, dicerita Evan, didesain ala tradisional, dengan beratapkan daun nipah dan berdindingkan bambu, sehingga kegiatan membaca pun bernuansa santai seraya menikmati panorama alam sekitar. Di pondok ini, pengunjung nantinya akan disajikan dengan berbagai aneka jenis buku, yang tentunya sudah disortir terlebih dahulu.
“Sejauh ini, kita sudah menyiapkan sekitar 500 eksemplar buku jenis komik,” kata pria yang saat ini juga menjabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Merapi Barat.
Evan menyebut, Pondok Mbace ini merupakan fasilitas yang tidak terpisahkan dari Wisata Pelancu. Artinya, pengelola daripada pondok ini sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Desa Ulak Pandan bekerjasama dengan BUMDes setempat. Bahkan menurut dia, pihaknya juga membuka diri bagi para donatur yang ingin menyalurkan bantuan berupa koleksi buku bagi Pondok Mbace Pelancu.
“Nah, harapan kami Pelancu juga menjadi sebuah wahana wisata edukasi bagi para pengunjung, dimana di dalam terdapat sejumlah fasilitas atau kegiatan yang bersifat edukatif, seperti membaca maupun mendongeng,” tutupnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






