Author : Ivi Hamzah
MULAK SEBINGKAI, LhL- Bertempat di aulah kantor camat Mulak Sebingkai, Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten lahat melaksanakan pembinaan kecamatan kelurahan/desa layak anak se-kabupaten lahat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh
Kepala Dinas PPPA Hj. Nurlela, S.Ag
Ketua Pokja Ir. Rechna Wati, MM.
Wakil BPMD ibu Desi Susanti.
Kabid Bidang Data dan Informasi Jendre dan anak Dinas PPPA bapak Sopyan Singgih, Camat Mulak Sebingkai Herwansyah SE, MM, Camat Tanjung Tebat Aria Pulun SE MSI, Camat Pagar Gunung Marles Yuniardi S.kom, MM, Kapolsek Mulak Ulu IPTU Arman Nasution, Danramil 045/09 Kota Agung Kapten CBA Ndaru Wedono yang diwakili Babinsa Serda Rudi Sudarto, Ketua forum kades dan ketua TP-PKK kecamatan dan desa dari tiga kecamatan.
Pembinaan kecamatan kelurahan / desa layak anak adalah kesatuan wilayah yang berbasis RW, yang menyatukan komitmen dan sumber daya lokal, masyarakat dan dunia usaha dalam pelaksanaan pembangunan yang berada di lingkungan setempat, dalam rangka menghormati, menjamin, dan memenuhi hak anak, melindungi anak dari tindakan kekerasan. Oleh karena itu, Dinas PPPA kabupaten lahat mensosialisasikan kegiatan dan program kecamatan kelurahan/desa layak anak di tiap kecamatan.
Hj. Nurlela S.Ag Kepala Dinas PPPA Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, dalam sambutannya mengatakan, ia berharap pada orang tua untuk menjamin, menghormati, dan memenuhi hak anak. Namun bukan berarti hak anak terlepas dari kontrol orang tua untuk tetap menjaganya. Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, banyak anak-anak tak terkontrol oleh orang tuanya, seperti kecanduan bermain game di gadget. Padahal pengaruh dari gadget sangatlah merusak bagi keceriaan dan organ tubuh pada anak, khususnya merusak mata. Oleh karena itu, ia mengajak pada orang tua agar mengenalkan kembali permainan tradisional pada anak yang telah pudar. Banyak permainan tradisional seperti bermain karet, lompat tali, Bola bekel, congklak, dan lainnya.
“Permainan tradisional ini tidak kalah serunya pada permainan modern, dan tidak butuh biaya mahal. Maka dari itu mari kita kenalkan dan kembalikan anak pada permainan tradisional,”ajaknya saat mensosialisasikan KLA di kecamatan Mulak Sebingkai Senin (18-10-2021).
Masih kata Nurlela, dalam mendidik anak harus penuh dengan kesabaran ekstra, karena sifatnya yang masih semau-maunya. Jangan sampai ada kekerasan fisik terhadap anak yang akan membuat trauma.
“Mari kita sama-sama mensukseskan kegiatan layak anak ini untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bangsa dan negara,”ungkapnya.
Kegiatan ini diisi dengan hiburan marawis anak-anak dan pemasangan selendang kepada anak sebagai forum anak kecamatan, dan penyerahan permainan anak secara simbolis pada tiga anak dari kecamatan mulak sebingkai, kecamatan Pagar gunung, kecamatan Tanjung Tebat.
Editor : Ron
Lahat Hotline





