LAHAT, LhL – Sepekan ini, harga cabai di tingkat pedagang pasar mulai melambung (naik). Salah satunya cabai merah keriting, dari sebelumnya dijual sekitar Rp.5.500 per kilogram (Kg), saat ini melonjak naik menjadi Rp.6.500 hingga Rp.6.800 per Kg. Demikian pantauan harga cabai di sejumlah pedagang Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo Lahat, Kamis (20/10)
“Baru nilah, Pak, Paling cak seminggu terakhir naik,” ujar Taslim, salah seorang pedagang cabai merah keriting.
Kenaikan harga cabai merah ini, lanjutnya, lebih disebabkan karena kurangnya pasokan dari para suplayer, sejak berakhirnya masa panen. Kemungkinan besar, menurutnya, stock cabai pasca panen sekarang ini sudah menyusut. “Kalo prediksi aku kenaikan hargo cabe ini bakal terus berlangsung sampe duo bulan kedepan seiring berkurangnyo pasokan,” ujarnya, seraya menambahkan dirinya biasa memasok cabai merah dagangannya dari Kota Palembang.
Sementara itu, untuk tingkat penjualan sendiri, Taslim mengungkapkan sejauh ini masih normal. Dalam artian, aktivitas jual beli cabai masih seperti biasa. Hanya saja, ditambahkannya, meskipun normal untuk besaran jumlah permintaan mengalami penurunan dibanding seminggu sebelumnya.
“Misal dari biasonyo dio mesan limo kilo, sekarang cuma duo kilo. Ini wajar mengingat harganyo memang lagi naik. Tapi tetap aktivitas belanjo cabe sejauh ini masih bergairah,” tuturnya.
Terpisah, Yani (47) salah seorang ibu rumah tangga berharap kenaikan harga cabai yang sudah berlangsung sejak sepekan terakhir ini tidak berlarut-larut. Bagi ibu rumah tangga seperti dirinya, cabai hijau seringkali menjadi alternatif jika harga cabai merah sudah melambung tinggi. “Harapan kita jangan naik lagi,” harapnya.
Photo/Naskah : (BENS)
Editor. : (UJANG, SP)
Lahat Hotline





