Author : Azhari
MUARA ENIM, LhL – Aplikasi Kota Pintar tidak hanya bisa diaplikasikan di kota saja, namun juga bisa diterapkan di kabupaten dan desa. Hal ini dikatakan oleh Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Saisohar melalui stap ahlinya, Panca Surya pada pembukaan sosialisasi dan branding Muara Enim Smart Regency pada Kamis, (19/10/17) diruang rapat kantor Bappeda Muara Enim.
Menurut Panca Surya, yang harus dipahami bahwa orientasi pengembangan daerah yang “Pintar” adalah untuk menyelesaikan permasalahan publik.
“Konsep kota pintar tidak hanya bisa diaplikasikan di kota namun juga kabupaten dan desa”, kata dia dalam paparannya pada kesempatan itu.
Dicontohkan oleh Panca, Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu proyek kabupaten pintar yang sukses dan mampu mengembangkan wilayah pintar dengan mengedepankan pengembangan Smart Regency berbasis kampung, yang menjadi garda pelayanan publik yang terdepan.
“Ya, hal ini membuktikan bahwa kepuasan pelayanan publik didukung oleh kualitas aplikasi yang tepat guna”, jelas Panca
Dalam kesempatan itu juga Panca Surya menghimbau dan mengajak kepada seluruh perangkat daerah lingkup pemerintah daerah kabupaten Muara Enim untuk dapat mengikuti Sosialisasi Muara Enim Smart Regency tersebut
“Dengan harapan, kata Panca, kinerja pemerintah daerah menjadi lebih baik terukur dan bersinergi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Muara Enim yang Sehat Mandiri, Agamis, Sejahtera di bumi Serasan Sekundang”, terangnya, lagi.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan Brading Muara Enim Smart Regency, ini merupakan bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mendukung program Smart City.
“Makanya diharapkan Kabupaten Muara Enim dapat masuk dalam 100 Smart City Nasional”, tutupnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






