Author : JACK
MULAK ULU, LhL – Kebakaran hutan masih menjadi momok dan merupakan PR besar bagi Pemerintah untuk mengatasinya, untuk itulah, hari ini Rabu (19/4) Polsek Mulak Ulu adakan rapat pembentukan forum masyarakat gotong royong peduli kebakaran hutan dan lahan.
Rapat pembentukan forum Karhutla ini dibuka langsung oleh Camat Mulak Ulu, Saparudin S.Sos MM melalui Kasi Trantib Kecamatan Mulak Ulu Sehlan.
Dalam sambutanya Sehlan mengajak para kepala desa se Kecamatan Mulak Ulu, untuk berperan aktif dalam penjagaan hutan dan lahan dari kebakaran.
“Mari kita dengan seksama menjaga hutan dari kebakaran”, ajaknya.
Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Mulak Ulu AKP Kasmini Darda SH menyampaikan, bahwa rapat forum masyarakat gotong royong peduli kebakaran hutan dan lahan ini, menindak lanjuti rapat sebelumya yang diadakan di Kabupaten Lahat bersama H Saifudin Aswari Riva’i SE selaku Bupati Lahat. Maka hari ini diadakan pembentukan forum masyarakat gotong royong peduli kebakaran hutan dan lahan.
Kasmini sapaan akrabnya, mengajak masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan, yang terbentuk dalam forum karhutlah, dirinya berharap masyarakat bekerja sama dalam menyelamatkan hutan dari kebakaran. Dirinya juga mengajak pada masyarakat untuk membentuk tim koordinator wilaya dikecamatan mulak ulu, dalam pencegahan kebakaran hutan dan tersebut.
Dimana desa yang di tunjuk sebagai ketua (Korwil) dalam rapat forum karhutla tersebut ialah.
1.Desa Tebing tinggi.
2.Desa Karang Lebak.
3.Desa Pengentaan.
4.Desa Tanjung Tebat.
Kasmini berharap bagi desa yang telah ditunjuk untuk menjadi koordinator wilayah, agar memberikan himbauan dan kerja samanya pada desa-desa yang lainya.
“Kami berharap pada masyarakat jangan coba-coba membakar hutan, apa bila ketahuan maka akan dikenakan sanksi menurut Undang Undang yang berlaku,” Tegas Mantan Kapolsek Jarai ini.
Senada juga disampaikan oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) Kota Agung, Kapten Elmi Dinata, dirinya berharap masyarakat agar menjaga hutan dengan baik, karena apabilah terjadi kebakaran maka akan berdampak besar bagi ekosistem di hutan tersebut.
“Saya berharap, masyarakat selalu bekerja sama dalam penanggulangan kebakaran hutan tersebut,karena Indonesia hampir setiap tahun terjadi kebakaran hutan.
Rapat Forum Karhutla ini, dihadiri Kepala Desa Sekecamatan Mulak Ulu dan staf kecamatan. Para kepala desa dan undangan menyambut baik diadakanya pembentukan forum masyarakat gotong royong peduli kebakaran hutan dan lahan ini.
Dalam pembentukan forum karhutlah ini, diberikan kesempatan ruang tanya jawab dan usulan,seperti yang diusulkan oleh Perli Kepala Desa Jadian Baru, yang meminta pada pemerintah untuk mengadakan satu unit Mobil kebakaran (DAMKAR) di tiga kecamatan, seperti Mulak Ulu, Kota Agung, Tanjung Tebat untuk mengantisipasi kebakaran tersebut, ada juga yang mengusulkan mesin sedot air pada Pemerintah.
Selama rapat pembentukan forum masyarakat gotong royong peduli kebakaran hutan dan lahan berlangsung, situasi aman dan kondusif.
Editor : YADI
Lahat Hotline





