LAHAT, LhL – Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk Kabupaten Lahat, M Umar Syarif SSTP Msi membenarkan, bahwasanya untuk pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) terealisasi Rp 15.773.333.470 atau 58,83 persen dari target Rp 26.811.118.144, PKB terealisasi Rp 25.084.095.479 atau 68,19 persen dari target Rp 36.783.088.168.
“Realisasi penerimaan pajak daerah/RPJK dan sumbangan pihak ketiga yang telah masuk sampai dengan per Oktober 2016,” katanya, ditemui, di ruang kerjanya, Jum’at (18/11).
Rincinya, Januari, PKB Rp 2.659.261.125, BBN-KB Rp 1.743.037.200, Februari (PKB Rp 2.190.834.785, BBN-KB Rp 1.656.191.510), Maret (PKB Rp 2.359.553.510, BBN-KB Rp 1.714.051.260), April (PKB Rp 2.158.685.104, BBN-KB Rp 1.281.753.330), selanjutnya, Mei (PKB Rp 2.211.930.620, BBN-KB Rp 1.365.298.150).
“Kemudian pada Juni PKB Rp 2.384.532.490, BBN-KB Rp 1.044.682.350, Juli (PKB Rp 2.027.864.710, BBN-KB Rp 989.274.700), Agustus (PKB Rp 2.167.395.095, BBN-KB Rp 1.492.288.000), September (PKB Rp 2.957.214.925, BBN-KB Rp 1.382.014.500 dan Oktober (PKB Rp 2.474.819.580, untuk BBN-KB Rp 1.101.491.200),” beber M Umar Syarif.
Disamping itu, sambung M Umar Syarif, untuk pajak alat berat (alber) sudah terealisasi Rp 469.168.004 atau 750,67 persen dari target Rp 62.500.000.
“Untuk Pajak Air Permukaan (PAP) saat ini Kabupaten Lahat menduduki peringkat pertama dari 21 UPTD yakni, Rp 232.103.567 atau 681,61 persen dari target Rp 34.052.098,” pungkas M Umar Syarif.
Photo/Naskah : (BENS)
Editor : (UJANG, SP)
Lahat Hotline






