banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov mei
iklan ut1
Home / LAHAT / Kecamatan Kota Lahat / Cik Ujang Tinjau Lokasi Banjir, Kabag Protokol Setda Lahat : Jangan Dishare

Cik Ujang Tinjau Lokasi Banjir, Kabag Protokol Setda Lahat : Jangan Dishare

Author : IN

LAHAT, LhL – Abdul Rauf yang menjabat Kabag Protokol Setda Kabupaten Lahat, Abdul Rauf diduga melarang Wartawan untuk share (Membagikan berita) tentang kegiatan Bupati Lahat yang saat itu sedang mengunjungi lokasi banjir bandang di kawasan Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat pada Kamis (10/3/23) sekitar pukul 12.19.22 WIB.

Menurut salah owner beritakuonline.com Kodri TKA alias Tirta Anggota PWI yang juga tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini, peristiwa pelarangan itu bermula saat dirinya tengah melakukan tugas jurnalistik di salah satu lokasi terjadinya banjir bandang di Kelurahan Pasar Bawah.

Ketika dirinya sedang mengambil gambar visual kegiatan pantau banjir oleh Bupati Lahat, Cik Ujang itu, Rauf tiba-tiba mendekatinya dan berkata “Jangan dishare, jangan dishare” secara berulang-ulang ditujukan pada dirinya. Sikap Rauf tersebut jelas terlihat dalam rekaman video berdurasi 37 detik tersebut, bahkan suara bernada melarang itu sangat lantang terdengar.

Baca Juga  SALURKAN HOBBY MOTOR TRAIL, STC LAHAT BENTUK RANTING KECAMATAN

“Saya tidak terima perlakuan Kabag Protokol ini, sebab saya sedang melakukan tugas jurnalistik. Video lengkap saat Rauf melontarkan kata-kata itu jelas terlihat, kok”, kata dia.

Melihat dan mendengar sikap Rauf yang bernada melarang itu, Tirta bertanya dalam hati. Kenapa Rauf melarang, karena menurutnya tidak masuk akal jika kegiatan itu dilarang meliput. Saat itu, terlihat Bupati Lahat tengah menyapa dan bersalaman dengan warga yang terdampak banjir.

“Apakah karena saat itu saya menggunakan atribut SMSI”, terka dia.

Tak berhenti di situ saja, ketika Tirta kembali mengabadikan momen Bupati Lahat menuju bibir Sungai Lematang dan menyapa warganya, kembali Rauf mengulangi kalimat “Jangan disahre” secara berulang.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya terkait perkataan yang melukai profesi jurnalistik tersebut, Rauf dengan ringan menjawab bahwa dirinya tidak melarang share terlebih dulu. Mnurutnya, agar tidak ada persepsi negatif bagi Bupati Lahat di mata masyarakat.

“Bukan dilarang share wo. Ditahan share dulu. Takut ado tanggapan dr masyarakat lokasi lain yg keno bencana kl Pak Bup cuma jingok lokasi pasar bawah. Setelah Pak Bup ke lokasi lht selatan, Pulau pinang dan lokasi lainnyo dak masalah di share”, demikian jawabnya.

Baca Juga  Bupati Lahat Terima Bantuan Ambulance dari PT KAI

Menyikapi perlakuan Pejabat setingkat Kabag ini, Wakil Ketua SMSI Sumsel sekaligus Sekretaris Forum Pemred SMSI Sumsel, Ishak Nasroni menyayangkan hal itu terjadi. Menurut dia tidak mungkin Bupati Lahat hanya melihat satu titik lokasi banjir saja. Karena sudah bukan rahasia umum lagi keakraban Bupati Lahat dengan masyarakat, Bupati Lahat selalu ada di barisan terdepan melihat warganya jika ada bencana.

“Terlebih lagi orang nomor satu di Provinsi Sumsel, Gubernur Herman Deru juga datang dan meninjau lokasi banjir bandang di lokasi lain. Sangat tidak mungkin jika Bupati Lahat tidak ikut ke lokasi Gubernur berada”, tegas pria yang akrab disapa Ujang ini.

Editor : RON

Check Also

Rampas Motor Pengendara, VDS Ditangkap M Buronan

# Polsek Jarai dan Tim Jagal Bandit Polres Lahat berhasil ungkap kasus pencurian dengan kekerasan …

SMM Panel

APK

Jasa SEO