Author : Ujang/Agung
PALEMBANG, LhL – Bertempat di Exelton Hotel Kota Palembang Sumatera Selatan, pada Senin (23/5/22) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Cabang dalam rangka menentukan Dewan Pengurus Cabang di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan secara serentak.
Muscab ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, Kepala Badan Doktrin, Pendidikan dan Pelatihan, Yuda Pratomo Mahendra, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Cik Ujang SH, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel H Muchendi, Anggota DPRD Sumsel Fraksi Demokrat dan Anggota DPRD kabupaten/kota dari Partai Demokrat, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten dan Kota se-Sumsel dan Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) kecamatan se-Sumsel.
Redi Setiawan, SH selaku Ketua BPOKK Partai Demokrat Sumsel melaporkan, bahwa seluruh pengrus cabang kabupaten/kota di Sumsel sudah siap melaksanakan Muscap. Menurut dia, selaku Panitia pihaknya melaksanakan verifikasi yang sesuai dengan arahan dan prosedur dari DPP Partai Demokrat.
“Tentunya melalui tahapan tahapan sesuai apa yang disampaikan dari ketentuan DPP partai demokrat”, terang Redi.
Pada tanggal 25 April 2022 lalu, kata dia, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, pihaknya telah melaksanakan konsulidasi dengan hasil, DPD Sumsel menerima pendaftaran Kader yang berminat untuk menjadi Ketua DPC. Selanjutnya, berkas dukungan wajib diajukan oleh Calon tanpa diwakili, semua syarat dan waktu sebagaimana Perjanjian Organisasi (PO).
“Semua yang hadir paham, dan tidak ada keberatan tentang hal tersebut di atas”, lapor Redi.
Sementara Ketua DPD Demokrat Sumsel, Cik Ujang, SH menyebut, bahwa Muscap kali ini berjalan aman dan tentram. Dirinya meminta kepada semua kader yang akan berkompetisi hari ini, agar tetap selalu menjaga kekompakan dan bersatu menuju perubahan yang lebih baik lagi.
“Silahkan berkompetisi. Setelah itu, kompak bersatu besarkan Partai Demokrat. Kepada seluruh Ketua DPC dan PAC, dalam hal Muscab ini banyak retorika, banyak sekali selentingan bahwa ketua harus memenangkan salah satu calon. Kalau hanya untuk memenangkan satu calon, tidak mungkin buka pendaftaran seluas-luasnya untuk maju dalam pemilihan. Saya menghimbau, kepada seluruh kader Partai demokrat, jangan mudah terhasut oleh isu isu yang tidak benar”, ujar Cik Ujang.
Pemilihan Ketua DOC Partai Demokrat, berjalan sesuai dengan pemilihan secara demokarsi, dipilih dari oleh PAC yang berada di kabupaten/kota masing masing, dikarenakan DPC sedang menjalankan pemilihan, banyak isu yang beredar yang belum tentu kebenaranya guna memecah bela. Cik Ujang juga menghimbau para kader untuk selalu kompak, karena dalam situasi kompetisi menang-kalah hal yang biasa.
“Jangan terpecah belah. Ke depannya, yang kalah dukung yang menang, yang memang rangkul yang kalah guna kemenangan Partai Demokrat di tahun 2024 mendatang. Kalau ada hal-hal yang mungkin yang kurang berkenan di dalam Muscap ini, atas nama Ketua DPD kita perbaiki bersama, dikarenakan kita semua tidak ada yang sempurna. Insyallah saya selaku Ketua menjalankan amana DPP untuk mengambil kejayaan Partai Demokrat di Sumsel. Visi misi arahan Ketua Umum Agus Arimukti Yudiono maupun Sekjen beserta Ketua BPOKK guna menaikan kursi di provinsi maupun DPR RI serta kabupaten/kota disumsel. Untuk itu teman-teman sahabat Cik Ujang, mari kita bersatu dan kompak. Oleh sebab itu, masukan para senior maupun dari DPR RI yang masih menjabat. Ada bapak Wahyu Sanjaya dan Ishak Mekki, mari sama-sama membesarkan partai ini ke depanya, untuk menambah kursi di senayan termasuk di DPRD Provinsi”, tandas Cik Ujang.
Selanjutnya, Herman Khaeron menjelaskan bahwa Muscap kali ini merupakan PR dari Ketua DPD. Yang mana Ketua DPC terpilih mencari yang mampu memenuhi target organisasi untuk memenangkan Pemilu, paling tidak memenuhi target 15 persen suara yang tentu terakumulasi menjadi jumlah kursi baik di tingkat DPR RI maupun di tingkat provinsi dan DPRD kabupaten/kota di Sumatra Selatan.
“Setelah Muscap masih ada proses, karena menurut AD/ART tahun 2020 dan peraturan 02 tahun 2021 Muscab Partai Demokrat hanya menghasilkan nama calon yang nanti akan dilakukan di pasca Muscap yang akan ditentukan tim 5 yang akan diketuai langsung oleh ketua umum partai Demokrat. Ada Sekjen, Kepala BPOKK, Dewan Partai Demokrat. Ketua DPD dan Sekjen DPD yang diawali dengan fit and proper test atau uji kelayakan kepatutan. Saya mendapatkan laporan dari panitia, ada 10 calon tunggal aklamasi yang tentu menjadi calon tungal, belum tentu menjadi calon terpilih. Tapi diusulkan calon tunggal, setelah itu melewati fit and proper test ini sebuah proses demokrasi yang justru akan memperkuat menjadi vitamin bagi DPCnya untuk bisa meraih target di Pemilu tahun 2024 mendatang”, urainya.
Secara virtual, Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Sekjen memberikan arahan kepada peserta Muscap di Sumsel yang dilaksanakan serentak dan diikuti 17 DPC kabupaten/kota. Diwakili oleh Herman Khaeron selaku Ketua BPOKK, pelaksanaan Muscab serentak ini secara resmi dibuka oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.
“Selamat berkompetisi di Muscap Partai Demokrat se-Sumsel, gunanya memperkuat Partai Demokrat mendatang”, buka Teuku Riefky.
Sedangkan AHY memberi motivasi, agar seluruh pengurus cabang di Sumatera Selatan tetap menjaga soliditas dan persatuan partai, agar Demokrat bisa menjadi pemenang pada Pemilu 2024 mendatang. Selain itu, AHY menginstruksikan agar seluruh kader fokus mempersiapkan diri menjalankan kerja politik yang nyata, dengan cara membangun struktur partai dari tingkat DPP, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting ke bawah.
“Saya ucapkan selamat Muscap, tetap kompak selalu guna membesarkan nama Partai Demokrat di Pemilu 2024 mendatang. Tujuan kita ialah kembali menangkan Pilpres dan Pileg, waktunya yang tidak lama lagi. Kita harus fokus dan serius perkuat organisasj partai, lima tahun ke depan Partai Demokrat menjadi partai cerdas, modern dan adaftif dan semakin mengakar. Dibutuhkan Ketua DPC yang visioner, solid dan afektif punya kapasitas dan kapabilitas,” sambungnya.
Ditegaskannya, kader harus optimistis, berharap ada jalan peluang sukses bagi Partai Demorkat. Apalagi sejumlah lembaga survei telah menunjukkan peningkatan elektabilitas terhadap Partai Demokrat, semua itu patut disyukuri. Karena berkat hasil kerja keras para kader. Namun, jangan sampai berpuas diri dari hasil itu semua, dan tetap harus berkerja untuk rakyat. Lebih baik memiliki semangat mental kuda hitam.
AHY kemudian mempersilahkan pada para ketua DPAC untuk menggunakan hak suara sebaiknya. Masih ada tahapan selanjutnya, fit and proprer test oleh Tim Lima yang akan langsung dipimpin dirinya.
“Mari kita menunjukan kedewasan dan kesantunan. Perbedaan wajar dan sehat. Tetap satu koridor untuk Demokrat maju bersama, juara bersama dan menang bersama. Siapapun terpilih harus merangkul semua. Demokrat rumah besar, ada ruang untuk kita semua, kita adalah saudara”, tegasnya.
Editor : RON
Lahat Hotline






