Author : Irwansyah
KIKIM BARAT, LhL – Sedikitnya tiga ribu (3000) massa berasal dari sejumlah desa di kawasan Kikim Area dan Gumay Talang, hari ini Kamis (2/10/25) mendatangi Kantor Pabrik PT. SMS (Perkebunan Sawit) yang berlokasi di Desa Sungai Laru Kecamatan Kikim Barat.
Kedatangan ribuan masyarakat yang dikawal ketat pihak Polri dan TNI tersebut, adalah untuk menyampaikan aspirasi terkait Surat Hak Guna Usaha (HGU) yang argarisnya dipakai oleh PT SMS sudah habis masanya, supaya lahan kembalikan lagi ke negara dan serahkan masyarakat.
Sebagai koordinator aksi, adalah sejumlah Kepala Desa (Kades) serta masyarakat Kikim Area dan Gumay Talang
“Sudah cukup kami sabar menanti itekat baik pihak SMS ini, namun sepertinya tuntutan kami selama ini tetap tidak diindahkan”, ujar H salah seorang orator.
Menurut massa, pihak perusahaan itu telah membuat keresahan masyarakat yang punya lahan perkebunan di lokasi PT SMS. Masyarakat pekebun dan kamun tani di sekitar kebun sawit ini susah melewati akses, bahkan dilarang lewat.
‘Parahnya lagi, masyarakat di sini susah sekali mendapat pekerjaan d PT SMS. Sedangkan HGU yang lama sudah habis dan tidak ada keterangan jelas dari PT SMS”, ungkap K orator lainnnya
Saat ini belum diketahui jelas siapa yang akan menanggapi pendemo, karena saat ini hanya para Kades Kikim Area dan Gumay Talang serta masyarakat tidak dibolehkan masuk ke lokasi kantor.
Namun demikian, sudah tanda tanda akan rapat negosiasi antara para Kades dan pihak PT SMS.
Editor : RON
Lahat Hotline





