Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / LAHAT / Kecamatan Kota Lahat / Bantu Ekonomi Keluarga Dengan Bubu
Foto (Nopi) : Ahmad (67) warga Dusun Bemban, Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat terlihat sedang membuat bubu berukuran besar, (04/08).

Bantu Ekonomi Keluarga Dengan Bubu

Author : Nopi

LAHAT, LhL – Semenjak Covid-19 melanda, hampir setiap sendi perekonomian menjadi porak poranda, tidak terkecuali para petani kecil yang ada di pedesaan. Hal tersebut membuat masyarakat harus berjuang ekstra untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Serupa juga dirasakan Ahmad (67) warga Dusun Bemban, Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu, hingga sekarang dampak dari pandemi Covid-19 benar-benar dirasakan oleh Ahmad. Beruntung ia memiliki kepandaian dalam membuat kerajinan tangan, seperti yang dilakukannya saat ini.

Saat ini Ahmad mencoba mengisi waktu luangnya sepulang dari menyadap getah karet dengan membuat alat penangkap ikan berupa bubu. Terlihat dengan terampil tangannya merangkai satu persatu bahan pembuat bubu.

Baca Juga  Wabup Buka Kegiatan Pembinaan Kecamatan Kelurahan dan Desa Layak Anak

“Mengisi waktu luang sepulang dari mencari rejeki harian, daripada bengong di rumah mending berkreatifitas membuat bubu ini, hitung hitung bisa membantu ekonomi keluarga,” terang Pria berumur ini, Kamis (04/08/2022).

Menurutnya aktivitas seperti ini dilakukannya dengan senang hati, mengisi waktu luang dengan kreativitas yang menghasilkan rupiah.

Mengenai harga bubu yang dibuatnya itu, Ahmad menerangkan, harganya bervariasi sesuai dengan ukuran besar kecilnya.

“Harga bubu ini bervariasi mulai dari seratus ribu rupiah sampai dua ratus ribu, yang seharga seratus itu untuk sungai kecil dan anak sungai, yang dua ratus itu untuk sungai sungai besar, seperti sungai Lematang dan Kikim,” tambahnya.

Baca Juga  BPD Lawang Agung Mulak Ulu Gelar Musrenbang Des Tahun Anggaran 2023

Sementara untuk pemasarannya sendiri Ahmad akan menjual hasil karyanya ke Kikim dan Merapi. “Berhubung bubu yang saya buat kali ini adalah yang berukuran untuk sungai besar, maka saya akan jual ke Kikim dan Daerah Lematang seperti Merapi,” ucapnya.

Ia berharap, semua bubu buatannya bisa laku terjual. “Harapan saya bubu-bubu ini nanti bisa habis terjual, sehingga saya bisa bikin yang baru lagi dengan lebih semangat, sehingga kehidupan kami bisa terbantu dengan kerajinan bubu ini,” tukasnya.

Editor : Ron

Check Also

Sebanyak 900 Calon Sarjana Ikuti OSMB Universitas Terbuka di Salut Lahat

Author : Nop LAHAT, LhL – Sebanyak lebih dari 900 Maba (Mahasiswa Baru) universitas terbuka …

SMM Panel

APK

Jasa SEO