banner owner
utl
iklan
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / REGIONAL / PAGAR ALAM / 25 Orang Pelaku Ekonomi di Kota Pagar Alam Ikuti Bimtek Kreatif Onboarding Pada E-Catalogue dan E-Commerce

25 Orang Pelaku Ekonomi di Kota Pagar Alam Ikuti Bimtek Kreatif Onboarding Pada E-Catalogue dan E-Commerce

Author : Toni Ramadhani

PAGARALAM, LhL – Sebanyak 25 orang pelaku ekonomi di Kota Pagar Alam ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Ekonomi Kreatif Onboarding pada E-Catalogue dan E-Commerce oleh Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pariwisata, yang dilaksanakan pada Senin (26/06/2023) di Gedung Seminar Gunung Gare Kota Pagar Alam.

Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, sosialisasi dan pendampingan kepada para pelaku ekonomi kreatif agar dapat melakukan pendaftaran dan melaksanakan E-Catalogue dan E-Commerce dalam mengembangkan usahanya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan kesejahteraan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Pagar Alam.

Selain itu, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata RI Erwita Dianti, serta narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Dedy Riswanto, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam Samsul Bahri Burlian.

Baca Juga  Cik Ujang - Aswari Tampak Akrab di MOX HUT Muara Enim, Begini Kata Ketua PWI Lahat

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI Erwita Dianti menyebut, pada kegiatan ini adalah salah satu program di Direktorat Pemasaran Ekonomi di Kemenparekraf RI, yang disebut “Mas Beken” yakni Pemasaran Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual, yang mendorong Gerakan Nasional Bangga Produk Indonesia.

“Mengapa berbasis intelektual, karena sesuai dengan PP nomor 44 tentang ekonomi kreatif, jadi kami bergeraknya berdasarkan PP nomor 44 tersebut, artinya segala sesuatu ekonomi kreatif nantinya harus didaftarkan melalui Ditjen Kekayaan Intelektual,” ungkapnya.

Baca Juga  HL DAN DAS DIGUNDULI, BENCANA BANJIR MENGANCAM

Sementara itu, E-Catalogue sebagai ujung tombak dalam sistem pengadaan Pemerintah, bertujuan untuk mendorong Organisasi Pemerintah baik di pusat maupun daerah terkait pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, E-Catalogue harus transparan dan terbuka guna menciptakan iklim usaha yang kompetitif.

“E-Catalogue yang transparan dan terbuka menciptakan iklim usaha yang kompetitif, mendorong pengembangan mutu produk dengan harga yang wajar, sehingga mendorong pertumbuhan kinerja mitra pelaku usaha. Kepada Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif dan narasumber dari Kementerian Pariwisata, kami ucapkan terimakasih,” pungkas Sekda.

Editor : Ron

Check Also

Puluhan Komunitas Literasi se-Sumsel Ditempa dalam Bimtek Balai Bahasa

Author : Ancai SMSI Lahat PALEMBANG, LhL — Sebanyak 30 perwakilan Komunitas Literasi (Komlit) dari …

SMM Panel

APK

Jasa SEO