Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Lahat Selatan / Benda Bersejarah Kembali Ditemukan di Desa Muara Cawang Kecamatan Lahat Selatan

Benda Bersejarah Kembali Ditemukan di Desa Muara Cawang Kecamatan Lahat Selatan

Author : Ganda Coy

LAHAT SELATAN, LhL – Sinergisitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat bersama Lembaga Kebudayaan dan Pariwisata Panoramic Of Lahat, terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sebelumnya, kedua pihak ini selalu merespon laporan warga terkait adanya temuan peninggalan Warisan Budaya benda berupa Warisan Budaya Benda dan Warisan Budaya tak Benda.

Daerah yang saat ini bernama Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat yang memiliki beberapa desa, yaitu, Desa Karang Baru, Karang Anyar, Tanjung Payang, Banjar Negara, Talang Sawah, Muara Cawang dan Talang Sejemput ternyata menyimpan peninggalan-peninggalan benda bersejarah yang belum ditemukan, hingga terus tergali potensi Kebudayaan yang ada di Kabupaten Lahat.

Kali ini, walaupun dalam suasana Bulan Ramadhan dan menjalankan Ibadah Puasa, tidak mengurangi semangat untuk terus menggali Kebudayaan yang ada di kabupaten Lahat, Tim Dinas Pendidikan bersama Tim Panoramic Of Lahat lansung menuju lokasi adanya benda- benda bersejarah yang ada di Desa Muara Cawang Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat atas laporan warga setempat.

Pencarian benda- benda Peninggalan tersebut, langsung diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya Lahat melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Bambang Aprianto, SH, MM bersama Ketua Panoramic Of Lahat yang sekaligus Staf Khusus Bupati Lahat Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kamis (06/05).

Baca Juga   Bupati Lahat Bersama Forkompinda Safari Ramadhan, Yang Pertama di Kelurahan Sari Bunga Mas

Menurut keterangan Mario, pada awalnya warga Desa yang bernama H. Muhammad Juni melaporkan adanya penemuan Nisan Kuno Berelief Pahatan di Kebun milik keluarganya. Setelah berada di Desa Muara Cawang yang berjarak 9 Km atau 20 menit dari pusat Kota Lahat, ternyata juga melihat adanya peninggalan Budaya Masa Megalitik.

“Pertama kami melihat Seonggok Batu Besar yang di tengahnya terdapat sebuah lubang besar dengan ukuran 34 cm dan dalam 46 cm, batu ini dapat kami identifikasi sebagai Lumpang Batu. Menurut cerita H. Muhammad Juni tak jauh dari Lumpang Batu ini sekitar 5 M ada Batu Datar dan Arca berbentuk Kerbau, akan tetapi kedua benda tersebut telah tertimbun dan di atasnya telah berdiri rumah beton permanen, ” ceritanya.

Masih katanya, sekitar 20 M dari Lumpang Batu juga ada 2 Onggok Batu yang biasa disebut Trilith atau Batu Formasi 3. Tetapi sangat disayangkan, keduanya telah hilang karena batunya dijadikan untuk membangun rumah.

“Selanjutnya kami menuju 2 Nisan Kuno Berelief yang diceritakan dari awal oleh H. Muhammad Juni. Ketika kami berada di belakang bangunan PAUD kami temukan Batu Megalit yang kami identifikasi sebagai bakal Lumpang Batu karena batu datar ini sudah terlihat pahatan sepertinya bakal lumpang batu lalu sekitar 5 meter dari bakal lumpang batu kami temukan lagi Nisan Batu yang tergeletak” kata dia.

Baca Juga   PENYULUHAN HUKUM TERKAIT PENYALA GUNAAN DD DI KECAMATAN LAHAT SELATAN

Selanjutnya tim menuju Nisan Kuno Berelief yang berjarak sekitar 20 m dari lumpang batu. Ada 2 Nisan Kuno Berelief yang berada lebih tinggi dari dataran disekitarnya jadi seperti punden.

“Kedua nisan berelief pada kedua sisinya dan motif dari kedua nisan inipun berbeda dan yang lebih mengejutkan kami motif ini berbeda dengan motif nisan berelief yang pernah kami temukan sebelumnya, ” paparnya.

Lanjutnya tak jauh dari Nisan Berelief ini juga ada 2 Monolit, ketika hendak meninggalkan area nisan kembali melihat satu Batu Nisan di antara semak belukar kemudian dibersihkan ternyata ada 6 batu Nisan berbentuk Menhir.

“H. Muhammad Juni masih mengajak kami untuj melihat batuan lainnya ternyata masih ada lagi 1 Trilith di tepi jalan setapak dan 1 Batu Datar di dalam semak belukar. Kami yang selama ini telah beberapa kali berkunjung ke Desa ini tetapi tidak mendapatkan informasi terkait adanya peninggalan warisan budaya. Hari ini walaupun ditengah puasa ramadhan dihari nan terik tidak menyurutkan niat kami menguak warisan Budaya Bangsa Indonesia yang berada di desa Muara Cawang Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat, Salam Budaya, ayo Wisata ke Lahat, Lahat Bercahaya, ” ajaknya dengan semangat.

Editor : Ron

Check Also

KKI Kabupaten Lahat Persembahkan 2 Emas, 1 Perak dan 8 Perunggu

Author : Ujang LAHAT, LhL – Hari pertama berlaga di Kejurnas Karate Kajati Aceh Cup …

SMM Panel

APK

Jasa SEO

error: Content is protected !!