Author : Repi Black
Pagaralam, LhL – Demi mencari mutu standar kopi Pagaralam, Pihak PT. Nedcoffee Indonesia menggelar training. Acara training ini dipusatkan di Hotel Dharma Karya, Kamis (24/05/18), yang dibuka oleh Kadisperindag Kota Pagaralam, Amrullah Saidi.
Dalam sambutannya Saidi menjelaskan, training ini amat dibutuhkan oleh petani kopi Pagaralam.
“Adanya training ini akan terjalin dengan baik antara Nedcoffee dengan petani kopi Pagaralam.”katanya.
Rinaldi Hartono selaku pemateri dari Nedcoffee, mutu akan berpengaruh terhadap harga.
“Indonesia urutan ke 4 kopi dunia penghasil kopi.”jelasnya.
Lanjut Rinaldi, sejatinya kopi Pagaralam bagus, akan tetapi karena ulah tengkulak atau pengumpul mencampur kopi dengan gelondongan, kulit, menir dan lain lainnya. Hal ini menyebabkan harganya turun, dan masalah krusial ini, kopi Pagaralam dicampur dengan gelondongan dan atau sekam.
“Kopinya bagus, tetapi karena campur kulit,gelondongan,menit hingga anjlok harganya”, terang Rinaldi saat sesi tanya jawab.
Pantauan di lokasi, training berjalan cukup menarik diikuti ratusan petani kopi.
Editor :Zadi
Lahat Hotline





