banner owner
utl
iklan
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / REGIONAL / PAGAR ALAM / KANDANG AYAM “ABU ABU” MILIK KADISHUB TELAN DUA NYAWA

KANDANG AYAM “ABU ABU” MILIK KADISHUB TELAN DUA NYAWA

Author : Repi Black

PAGARALAM, LhL – Kandang ayam yang diduga milik Kepala Dinas Perhubungan (Disbub) Kota Pagaralam, Faber Napitupulu yang ditenggarai belum berizin alias abu abu, hari ini Sabtu (7/10/17) menelan dua korban nyawa yang kebetulan kakak beradik, sekaligus.

IMG-20171007-WA0144
Menurut keterangan Sunarto (45), kakak kandung korban saat memberikan keterangan kepada kepolisian, kandang ayam tersebut milik Kadishub, Faber Napitupulu.

Kedua korban, diketahui tewas berdasarkan laporan dari penjaga kandang ayam dan warga Kelurahan Pelang Kenidai. Kecamatan Dempo Tengah pada Sabtu (07/20) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kematian kedua korban yang terbilang tak wajar ini, diduga akibat menghisap karbondioksida. Sunarto menyebut, bahwa sumur itu sudah selesai dikerjakan oleh Muhlis (35)’dan Pirli (25). Namun pihak pengelolah kandang ayam masih meminta untuk didalami lagi.

Baca Juga  JELANG PILKADA, PAGAR ALAM ADAKAN JALAN SEHAT

“Ketika keduanya sedang bekerja.di kebun, ada pihak pengelolah kandang ayam nelpon untuk kembali menggali sumur. Karena Muhlis sedang menyemprot kebun, akhirnya ia menyuruh Pirli untuk berangkat duluan dan menguras air di dalam sumur”, beber Sunarto menceritkan.

Namun tak lama kemudian, terangnya, ia mendapat berita kalau Pirli sakit di dalam sumur. Lalu bersama warga, Muhlis pun ke lokasi, dan mendapati Pirli pingsan dalam sumur. Muhlis pun turun untuk menyelamatkan sang adik. Setelah ditunggu cukup lama, Muhlis pun hilang dan tidak naik lagi ke permukaan sumur.

Baca Juga  Banggar DPRD Temukan OPD Pemkot Pagar Alam Tidak Ada Kegiatan

“Sehingga warga pun menghubungi Polsek Dempo Tengah”, ujarnya..

Saat anggota Kepolisian tiba di lokasi, Pirli dan Muhlis sudah tak kelihatan. Akhirnya pihak kepolisian menghubungi tim SAR dan BPBD Kota Pagaralam untuk mengevakuasi korban dari dalam sumur yang mengandung gas beracun, berasal dari genset yang digunakan untuk bekerja.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan dan mendalami atas kejadian ini.

Editor : Zadi

Check Also

Landing Perdana Citilink, Pangkas Waktu Jakarta – Pagar Alam Jadi 1 Jam 19 Menit

Author : Toni Ramadhani PAGARALAM, LhL – Pendaratan perdana pesawat ATR 72-600 Citilink di Bandara …

SMM Panel

APK

Jasa SEO