Author : DARMAWAN
LAHAT, LhL – Dengan dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa, ormas, insan pers, unsur TNI, unsur Polri. Bertempat di meeting room hotel Bukit Serelo Kota Lahat, hari ini Kamis (05/10) diadakan kegiatan “Dialog & Louncing “Jurnal Wicaksana” dengan mengusung tema Menggali Kearifan Lokal Lahat Untuk Menjaga Kerukunan Nasional.
Kegiatan ini juga langsung dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat Marwan Mansyur. Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pemaparan pemaparan. Dalam paparan yang dibawakan Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kabag Ops Kompol Heri Lawata, mengungkapkan situasi Kamtibmas dalam situasi yang sangat kondusif. Dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lahat untuk tetap menjaga Kamtibmas yang ada.
“Saya mengucapkan permohonan maaf dari Kapolres Lahat karena tidak bisa hadir. Beliau sebenarnya ingin bertatap muka pada kegiatan ini namun karena ada tugas kegiatan di luar kota jadi saya yang mewakili pemaparan pada hari ini,” terangnya.
Dijelaskan Heri, bahwa Kamtibmas di Kabupaten Lahat tentunya bisa tetap terjaga bila dengan bersama sama bersatu padu perduli dengan Kamtibmas.
“Kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama, mari kita lebih perduli dan bisa peka terhadap hal hal yang bisa memecah bela kita,” ajaknya.
Sementara itu Wakil Bupati Lahat Marwan Mansyur S.H M.M dalam pemaparannya, menjelaskan kearifan lokal Kabupaten Lahat. Dikatakan dirinya dengan kehadiran narasumber dari JW bisa menambah pengetahuan pada masyarakat Kabupaten Lahat.
“Ciri khas budaya yang ada di masyarakat untuk membangun Kabupaten Lahat untuk lebih baik kedepan. Mari kita jaga kekondusifan agar kita tidak terpecah belah,” tandasnya.
Berpesan kepada mahasiswa mahasiswi nantinya sebagai calon pemimpin, jauhi hal hal yang negatif yang bisa menghancurlan generasi kedepan. Ditekankan kepada para mahasiswa untuk bisa membentengi diri dari Narkoba dan sejenisnya.
“Kalau generasi Kabupaten Lahat kuat, maka pemerintahan kedepan juga bakal kuat. Tapi ingat kalau generasi muda lemah maka lemahlah pula Kabupaten Lahat kedepan. Saya berharap pada generasi muda harus dapat memperhatikan situasi dan kondisi, kita jangan terprofokasi dengan hal hal yang bisa menghancurkan Kabupaten Lahat,” tukasnya.
Selanjutnya dalam paparan yang disampaikan oleh Ali Nasrullah Ramadhan selaku Pimpinan Umum Jurnal Wicaksana memberikan pemaparan tentang Media Jurnal Wicaksana merupakan media yang hadir berdasarkan pemikiran untuk menjaga kerukunan nasional.
Dijelaskannya Jurnal Wicaksana (JW) merupakan perkumpul personalia pendiri JW sebuah Lembaga Perkumpulan yang konsentrasi pada penerbitan media. Berkumpul atas berbagai seleksi dan latar belakang maka mendirikan Lembaga Perkumpulan dengan nama Jurnal Wicaksana yang mendapat restu khusus dari Keluarga Besar Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia saat ini.
Nama Jurnal Wicaksana merupakan kompilasi muatan Misi Menjaga Kerukunan Nasional yang terintegrasi pada 3 prinsip dasar, yakni Obyektif, Santun dan Berintegritas.
Jurnal Wicaksana meluncurkan produk berupa Majalah Bulanan Jurnal Wicaksana, Website (media online) www.jurnalwicaksana.co.id, POSBAKUM WICAKSANA, JW Female Community, Wicaksana Tour & Travel, dan Komunitas Wartawan Wicaksana Nusantara (KAWAN).
Dalam paparan yang dibawakan oleh A. Puspa Kemala Pimpinan Jurnal Wicaksana. Dirinya memaparkan perihal apa itu kearifan lokal. Dijelaskan olehnya media JW ini hadir diatas media media Mainstream yang ada saat ini.”Hadirnya media Jurnal Wicaksana ini adalah guna bersama sama menggali kearifan lokal yang ada,” katanya.
Ditambahkan Puspa, sengaja JW hadir di Kabupaten lahat untuk menggali sejauh mana kearifan lahat untuk diangkat menjadi topik sebagai pemersatu bangsa Indonesia.
“Kita berharap hadirnya JW menjadi pioner sebagai pengangkat kearifan lokal Kota Lahat, sebagai awal untuk menjalin persatuan nasional, ” terangnya.
Selesai acara dihadapan wartawan, Marwan Mansyur saat ditanya apakah kegiatan hari ini ada unsur politik dalam pemilihan kepala daerah kedepan, Marwan membantah dengan keras. Dikatakan dirinya bahwa kegiatan hari ini murni untuk menggali kearifan lokal.
“Tidak ada sama sekali nuansa politik disini, ini murni sebagai dialog sekaligus louncing Jurnal Wicaksana. Dan kita sama sama tau kalau yang dibahas tdi adalah perihal keatifan lokal Kota Lahat,” tegasnya kembali.
Sementara itu Pimred JW A. Puspa mengungkapkan, Lahat menjadi tujuan untuk diadakan dialog dikarenakan Lahat mempunyai kearifan yang bagus.
“Lahat merupakan salah satu Kabupaten Kota yang ada di Sumsel yang bagus untuk kita gaki kearifan lokalnya, kami dari segenap direksi Jurnal Wicaksana mengucapkan terima kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini,” pungkasnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline






