Author : ADI
EMPAT LAWANG, LhL – Belum terselesaikan pengelolaannya secara baik, permasalahan sampah di “Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati” masih harus menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang Mgs Ahmad Nawawi mengatakan, adapun sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di jalan poros Tebing Tinggi-Pendopo masih harus dievaluasi.
“Baru-baru ini kami meninjau TPA di jalan poros dan juga beberapa tempat pembuangan sampah sembarangan, kami menilai masih ada yang perlu dievaluasi dari cara pembuangan dan pengelolaannya,” ujar Nawawi, Senin (20/3).
Dikatakan Nawawi, Pembuangan sampah, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan baik itu di sungai maupun di lahan kosong. “Sebelum kami meninjau TPA, kami banyak menemukan sampah-sampah dijalan,” ungkapnya.
Masyarakat, sebut Nawawi, sebenarnya harus memiliki kesadaran sendiri dalam hal membuang sampah pada tempatnya. “Insya Allah tahun ini, ada penambahan tong sampah. Kita perioritaskan untuk ibu kota Empat Lawang Kecamatan Tebing Tinggi termasuk juga Kecamatan Pendopo. Jika mencukupi Kecamatan lainnya akan kita letakkan juga tong sampah,” ungkapnya.
Cara pengelolaan sampah, Nawawi melanjutkan, masihjadi catatan pihaknya. Terutama sampah anorganik seperti plastik, itu sampah yang tidak mudah membusuk dan sulit untuk diurai oleh bakteri, sehingga membutuhkan waktu yang lama hingga ratusan tahun untuk dapat di uraikan.
“Jadi nanti akan kita cari caranya agar sampah anorganik bernilai ekonomis. Terlebih dahulu kita meminta tolong kepada pemulung untuk memisahkan antara sampah organik dan anorganik,” jelasnya.
Dijelaskannya, Kedepan pihaknya akan mengutus seorang PNS dari DLH untuk mengikuti pelatihan pengelolahan sampah. “Agar lebih memahami bagaimana cara mengelola sampah yang benar, baik sampah organik maupun anorganik, nanti salah satu PNS di DLH akan kita ikutkan pelatihan,” pungkasnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline


