Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Jarai / PULANG SEKOLAH, LISTA DISABET PARANG PEMBEGAL

PULANG SEKOLAH, LISTA DISABET PARANG PEMBEGAL

Author : Hendri P

JARAI, LhL – Apes dialami Nopri Alexander (18) Bin Febri, warga Desa Muara Gelumpai, Kecamatan Muara Payang dan Lista Meliana (16), warga Desa Tertap, Kecamatan Jarai. Keduanya  merupakan siswa  SMA N 1 Jarai.  Pasalnya, dalam perjalanan pulang dari sekolah tadi siang, Sabtu (21/1/17, tiba di jalanan sepi antara Desa Pagar Dewa yang berbatasan dengan Desa Merambung, kedua insan muda mudi ini dihadang oleh begal. Bahkan Lista terpaksa dihadiahi sebuah sabetan pisau oleh pembegal.

Karena tak setimpal dan pelaku menggunakan senjata tajam. Nopri yang merasa bertanggung jawab dengan keselamatan teman perempuannya, pun terpaksa harus menyerahkan sepeda motor jenis Beat miliknya pada pembegal tersebut. Sementara Lista teman perempuaan yang diboncengnya, hanya bisa menjerit dan tak mampu berbuat apa apa ketika ia terkena sabetan pisau pembegal.

Setelah pembegal pergi dengan membawa motor korban, korban pun bersama temannya langsung menuju ke Puskesmas terdekat untuk berobat. Beruntung korban hanya mengalami luka baret dan tidak terlalu parah, hingga Nopri dan Lista diperbolehkan pulang oleh petugas Puskesmas.

Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka, SIK, melalui Kapolsek Jarai, AKP Kasmini Darda, SH, saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, membenarkan jika Nopri dan Lista kena begal sepulang dari sekolah.

Baca Juga  WARGA PENANTIAN SENANG KEDATANGAN NASRUN ASWARI

“Benar, saat itu kedua korban sedang berboncengan dan melintas di jalan yang memangg sepi”, ujar Kasmini, Sabtu (21/1/17) sekira pukul 20:45 malam ini.

Hanya saja, kata Kasmini, pihaknya belum mendapaat laporan secara resmi dari pihak warga maupun korban sendiri. Kendati demikian, pihaknya telah langsung menuju ke lokasi yang dimaksud, dan mencari tahu kebenarannya dengan mennemui kedua korban.

“Sampai saat ini memang belum ada laporan ke kita. Tapi korban sudah pulang ke rumahnya, sebab lukanya tidak begitu parah”, terang dia.

Disinggung tentang adanya informasi terkait maraknya penjual minuman keras (Miras) serta pagelaran judi Dadu Kuncang dan Togel. Kasmini tidak sepenuhnya membenarkan laporan warga tersebut.

“Kalau Miras, itu susah kita menghabisinya. Kita tangkap dan kita sita malam ini, tau tau besok sudah ada lagi. Jadi memang penyedianya yang memang membangkang. Nah kalau masalah judi  Togel dan Dadu Kuncang, sajauh ini tidak ada kok”, tandas AKP Kasmini.

Sementara itu, menurut warga setempat, Herman, beberapa hari belakangan ini memang acapkali terjadi tindak kriminal yang mengarah pada pembegalan dan lain lain. Bahkan, cerita Herman, pernah terjadi di siang bolong dan malam menjelang magrib.

Baca Juga  Puluhan Cakades Kecamatan Jarai Ikuti Pembekalan

“Dalam seminggu ini sudah ada dua kejadian. Pertama di Desa Penantian, saat itu korban dirampok. Lalu tadi siang di Desa Merambung perbatasan dengan Desa Pagar Dewa dan Mangun, dari korban dirampok motor dirampas. Sementara korban warga Desa Muara Gelumpai dan Desa Tertap ada yang luka terkena sabet senjata tajam. Dugaan warga, pelaku lari ke arah Lintang Empat Lawang”, beber Herman.

Dikatakan Herman, ke depan semua warga di Kecamatan Jarai dan Muara Payang yang merupakan wilayah hukum Polsek Jarai, meminta agar pihak berwajib terus melakukan pemantauan dan meniindak tegas para pelaku jika tertangkap nanti.

“Sebab warga di sini mendengar sendiri saat Kapolres di Pajar Bulan, meminta agar warga melaporkan semua bentuk kejahatan termasuk penyakit masyarakat (Pekat) seperti judi, miras dan lai lain. Kalau perlu ditambah lagi anggota dan armada patrolinya, sebab memang di sini anggotanya terbatas dan wilayahnya dua kecamatan”, pungkasnya.

Editor : UJANG, SP

Check Also

Kapolsek Jarai Monitoring Perhitungan Surat Suara di Dua Kecamatan

Author : Toni Ramadhani JARAI, LhL – Kapolsek Jarai AKP Irsan Rumsi SE, melaksanakan monitoring …

SMM Panel

APK

Jasa SEO