Home / HUKUM & KRIMINAL / POLSEK JARAI AMANKAN MOBIL DI DUGA MEMBAWA BBM ILEGAL

POLSEK JARAI AMANKAN MOBIL DI DUGA MEMBAWA BBM ILEGAL

JARAI, LhL – Diduga membawa BBM ilegal, mobil yang hendak melintas dan di duga akan mengedarkan BBM tersebut secara ilegal dikawasan Pagaralam dan Lahat ditahan jajaran anggota kepolisian resort (polres) Lahat, BBM tersebut merupakan jenis BBM minyak tanah.

Diprediksikan, BBM ilegal tersebut berjumlah tonan BBM ini berhasil diamankan saat kedua mobil pengangkut minibus dengan nomor polisi BG 1347 QZ yang dikemudikan Rozani alias Chan, sedangkan BG 1896 HD oleh Alpian diberhentikan aparat gabungan saat gelar razia pekat di perbatasan antara kabupaten Lahat dan Empat Lawang, tepatnya di kecamatan Jarai, minggu (18/9) dinihari kemarin.

Aparat pada awalnya tidak mencurigai sama sekali apa yang ada di dalam mobil. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, usai mengecek surat kelengkapan berkendara, ternyata ada puluhan derigen ukuran 35 liter didalam mobil. Pengemudi yang tak dapat menunjukan dokumen resmi mengenai kepemilikan BBM tersebut, terpaksa di giring ke mapolres Lahat guna penyelidikan selanjutnya.

Kasat Lantas AKP Dani Prasetya mengatakan, memang benar adanya, pada saat ada razia didapati adanya mobil yang membawa BBM yang diduga ilegal. “Yaa didapat kendaraan roda empat membawa BBM diduga ilegal, totalnya 3.5 ton didalam mobil avanza hitam pertama 1.5 ton, mobil avanza hitam kedua 2 ton. Semua dalam dirijen,” beber Dhani.

Baca Juga  Dua Pekan, Satres Narkoba Polres Lubuklinggau Amankan 15 Pengguna Sabu

Selanjutnya, dikarenakan Kasat Lantas tidak ikut serta razia tersebut, kasat lantas mengisyaratkan kepada pewarta jika ingin mendapatkan info lebih lengkap agar menghubungi wakapolres. “Lebih lengkapnya silahkan koordinasi dg pak wakapolres krn yg pimpin pak waka, karena saya tidak ikut tim pak waka. Saya patroli jarak jauh,” ungkapnya.

Namun demikian, imbuh Dhani, untuk tersangkanya sendiri memang sudah ada. “Ada tsknya juga kalau gak salah 2 orang karena kebetulan ada anggota saya yang ikut,” tutupnya.

Wakapolres Lahat, Kompol Efriyanto Tambunan, didampingi Kasatlantas, AKP Dani Prasetya menyatakan, selain mengamankan kedua orang sopir pihaknya juga mengamankan dua lagi kernet minibus tersebut masing-masing Hartawi dan jhon.

“Dugaannya, minyak berasal dari Sekayu dan ilegal,” ujar Efriyanto dikutip dari salah satu anggota Polres kepada wartawan.

Baca Juga  Warga Pagaralam Dihimbau, Agar Waspada Terhadap Aksi Kejahatan Hipnotis

Dikatakannya, BBM ilegal ini bakal dikirim ke warga pagaralam yang diyakini sebagai pembeli minyak tersebut. Menurutnya, suplai BBM ilegal ini sudah berlangsung beberapa kali dan baru diketahui setelah berhasil terjaring razia tadi malam.

“Penangkapan ini berawal dari razia cipta kondisi yang kita gelar di dua titik perbatasan wilayah hukum polres Lahat. Kebetulan BBM ilegal ini kita dapati saat mobil melintas di perbatasan empat lawang. Setelah diperiksa ternyata ada derigen yang isinya minyak sulingan,“ imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengemudi mobil Rozani alias Chan mengaku minyak tersebut dipesan oleh seorang pengepul berinisial YL (Yulius) yang tinggal di pagaralam. Katanya, satu liter minyak tanah itu dijual dengan harga Rp.5 ribu.

Untuk satu kali angkut, Rozani yang tercatat sebagai warga kecamatan pagar gunung, namun berdomisili di kota Lubuk Linggau ini diberi upah Rp.1 juta.

“Kalu sederum minyak tanah itu biaso kami jual Rp 609 ribu,“ terangnya.
Naskah / Photo (Tim)
Editor (Yadi)

Check Also

Terus Usut Kasus Penipuan dan Penggelapan Dump Truk, Penyidik Polres PALI Panggil Sejumlah Saksi

Author : Ujang PALI, LhL – Penyidik Satreskrim Kepolisian resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir …

SMM Panel

APK

Jasa SEO