Author : Ujang
LAHAT, LhL – Hanya berkelang waktu selama kurang lebih 3 jam, data status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang semula diupdate oleh Posko Satgas Covid 19 di Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat terdapat 1 pasien dari Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat masuk dalam status PDP, maka dicabut statusnya menjadi Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Tepat pukul 17.53 WIB, data tersebut berubah status ODP menjadi 10 dan PDP masih di angka 0. Sedangkan untuk Pelaku Riwayat Perjalanan masih berada di jumlah 488 orang, setelah sebelumnya pada pukul 15.00 WIB hari ini Senin (30/3/2020) data itu PRP berjumlah 488, PDP 1 orang dan ODP 10 orang.
Perubahan ini, seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Ponco Wiwoho melalui Juru Bicara (Jubir) Posko Satgas Covid 19 Dinkes Lahat, Taufik setelah mendapat konfirmasi resmi dari pihak dokter yang melakukan perawatan terhadap pasien tersebut.
“Ini hanya kesalahan entri data dan Mis Comunication saja. Untuk itu kami selaku Jubir di Posko Gugus Tugas minta maaf atas kekeliruan ini. Jadi masyarakat tidak usah panik, karena saya juga sedang berada di Palembang, masih dalam rangka mengurus persoalan Covid 19 ini”, ucap Taufik.
Pernyataan Taufik ini senada dengan keterangan yang didapat Direktur RSUD Lahat, dr. Erlinda melalui Humasnya, Ferry. Menurut Ferry, memang ada satu pasien yang mengalami gejala serupa, namun pihaknya belum berani menyatakan status pasien tersebut sebagai PDP, karena yang dapat menentukan status tersebut adalah tim ahli atau dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap si pasien itu sendiri.
“Nah, dokter yang melakukan pemeriksaannya saja belum menyatakan pasien itu sudah masuk dalam status PDP. Walaupun memang ada pasien yang dimaksud, namun kita hanya sebatas mengobservasi saja. Kalau untuk rujukan, kita belum dapat konfirmasi dari provinsi, apakah si pasien ini sudah masuk dalam kategori PDP atau tidak, kita masih menunggu.
Jika seandainyapun pasien ini memang harus dirujuk setelah ada konfirmasi dari pihak provinsi, kata Ferry, pihaknya juga belum dapat memastikan pasien ini terpapar vovid 19 atau tidak. Sebab untuk menentukan status itu, adalah hasil pemeriksaan lanjutan.
“Kan belum tentu hasil pemeriksaan itu positif terpapar Corona atau tidak”, pgkas Ferry, dikonfirmasi via telepon.
Editor : RON
Lahat Hotline






