Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Cuaca yang sedikit mendung di Kota Pagaralam tak menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan di hari ke – 2 terhadap kondisi penanganan khusus kepada korban Bus Sriwijaya rute Bengkulu – Palembang yang terjun ke jurang Liku lematang indah Kota Pagaralam. Rabu (25/12).
Tim SAR Gabungan pukul 07.00 WIB setelah melaksanakan breafing pembagian tugas terhadap seluruh unsur potensi SAR yang ada di lapangan telah memulai pencarian baik dengan penyisiran alur sungai lematang maupun kembali dengan penyelaman.
Sesuai hasil data para korban yang telah diidentifikasi oleh tim DVI Bidokkes Polda Sumsel baik yang meninggal maupun yang selamat total korban sampai dengan kemarin sore berjumlah 41 orang dengan rincian 28 korban meninggal dengan 16 korban laki – laki dan 12 korban perempuan, sedangkan untuk korban selamat berjumlah 13 orang.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Palembang, Benteng Telau, S.E mengatakan setelah kemarin proses pencarian dan evakuasi telah dihentikan sementara, pagi ini Tim lanjutkan kembali pukul 07.00 WIB dengan seluruh unsur Potensi SAR yang ada.
“Sejauh ini menurut laporan dari pihak keluarga korban yang melaporkan ke kantor basarnas palembang 1 orang dan kantor basarnas bengkulu 2 orang, jadi masih terdapat 5 korban dalam proses pencarian, namun tak menutup kemungkinan korban akan bertambah apabila masih ada dari keluarga korban melapor, dan pada pukul 10.35 WIB Tim SAR Gabungan kembali berhasil mengevakusi 3 korban dari dalam air, namun untuk jenis kelamin belum bisa kita pastikan, agar dapat dipastikan Tim Bidokkes Polda Sumsel di RS Besemah Pagar Alam,” ujar Benteng Telau.
Editor : Ron
Lahat Hotline






