Author : HENDRIADI
LAHAT, LhL – Untuk peningkatan hasil pertanian dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Lahat, Pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui kepemimpinan Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i, SE, akan terus memacu peningkatan produksi tanaman pangan menuju Lahat bangkit 2018. dengan menyerahkan bantuan hand traktor melalui Dinas Pertanian Lahat kepada kelompok Tani atau Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA), Selasa (11/07/2017).
Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Lahat Aswari secara simbolis, adapun bantuan yang akan disalurkan kepada kelompok tani ( UPJA) yaitu Hand Traktor roda dua sebanyak 50 unit, pompa air sebanyak 18 unit, Hand Sprayer sebanyak 35 unit, Rice Transplanter sebanyak 3 unit dan Cultivator 1 unit.
Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i, SE, dalam arahannya berpesan kepada kelompok tani yang menerima bantuan agar untuk dijaga dan dimanfaatkan demi mendukung hasil pertanian agar lebih baik.
“Diharapkan, kepada masyarakat dan kelompok tani yang menerima bantuan ini agar untuk dijaga dan dirawat, karena ini merupakan bantuan negara, tidak semua petani mendapatkan bantuan ini, maka dari itu manfaatkan dengan baik demi meningkatkan hasil pertanian lebih baik,” pesan Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat Ir. Agustiar Budiman, MM saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, dengan adanya 50 unit bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) ini diharapkan dapat membantu masyarakat pada kelompok tani dalam mengelola lahan pertaniannya, saat ini alat dan Mesin pertanian (Alsintan) mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung pemenuhan produksi pertanian.
“Hal ini mutlak karena alat dan mesin pertanian dapat mempercepat dan meningkatkan mutu pengelolaan tanah, penyediaan air, serta dapat meningkatkan Intensitas Pertanaman (IP). Untuk itu strategi pengembangan Alsintan sangatlah penting bagi petani, apalagi penggunaannya melalui kelompok dan kelembagaan itu sangat baik, karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi petani yang ada di pedesaan,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan alat dan mesin pertanian tersebut, kata Budi, diharap membawa hasil produksi padi di Kabupaten Lahat semakin meningkat per tahunnya. Jika di tahun 2015 hasil produksi padi hanya sebesar 159,669 Ton GKG (8.819%), sedangkan ditahun berikutnya meningkat menjadi 187.669 Ton GKG (17.54%). Jadi bantuan alat dan mesin pertanian ini sangat berperan penting dalam mendukung pemenuhan produksi pertanian.
“Dengan adanya bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) maka kedepannya pemerintah kabupaten Lahat bertekad untuk meningkatkan produksi padi (Gabah), khususnya disektor pertanian menuju Lahat lumbung beras, di tahun 2017 ini pertanian akan diperluas dengan sentuhan teknologi melalui penggunaan alat dan mesin pertanian secara merata kepada petani. Tujuannya, guna meningkatkan jumlah produksi di bidang pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline





