Author : DARMAWAN
LAHAT, LhL – Puluhan ibu muda yang berasal dari Palembang, Lampung, dan Lahat serbu kediaman salah satu warga Jalan Nusantara tepatnya di Desa Manggul, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat (belakang Citimall Lahat), pasalnya ibu ibu muda ini merupakan korban dari janji manis bandar arisan Online. Minggu (09/07).
Informasi terhimpun, adapun rumah yang di datangi beramai ramai ini merupakan kediaman Mina (sang bandar arisan online). Kedatangan puluhan warga dari Lahat maupun kota dari luar Lahat inipun tentunya cukup beralasan, karena menanti janji yang tak kunjung ada kepastian.
Kedatangan para member arisan ini disambut oleh kakak kandung terduga (admin dari member arisan). Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan untuk uang total kerugian yang dialami oleh member ini mencapai angka yang fantastis.
“Kami minta bertemu dengan Mina, kami minta kejelasan duit kami. Bukannya dikit kak duit kami yang ado samo dio, lah jelas dio nipuke kami, mano Mina nyo kami nak bertemu dan butuh kejelasan,” kata salah satu member saat adu argumen dengan saudara Mina.
Luci salah satu member arisan yang rela berangkat ke Kota Lahat guna mencari kejelasan uang yang di setornya angkat bicara, dirinya merasa benar benar tertipu oleh terduga.
“Dari setahun lalu kami ni ikut arisan ini, sampai detik ini kejelasan nasib duit kami dak jelas kak, bukan dikit duit samo Admin ini, 700 juta kak, itu be pacak lebih biso jugo capai satu Miliar,” ujar Luci sembari memperlihatkan isi chating janji manis dan cek bukti transfer uang bernilai puluhan juta rupiahnya.
Ditambahkan Dia, memang awal arisan berjalan normal tapi lama kelamaan dirinya merasakan ada gelagat tidak baik dari admin tersebut.
“Yang lah pasti kejingokan saat ini bae kak, dio ngilang entah kemano pas kami kesini, HP dak diaktifke kalau kami telpon. Dugaan kami duit kami diambek nyo. Kami tunggu etikat baek dari dio, kalau idak masalah ini bakal panjang,” ungkapnya geram.
Terpisah Oliv salah satu korban yang berasal dari Kota Lahat saat diminta keterangan menjelaskan, tujuan dirinya beserta member lainnya datang ke kediaman Mina ini untuk mencari kejelasan uang arisan yang pernah di transfer.
“Kita disini cuma nuntut hak kita, kita tertipu dari admin Arisan ini. Kita minta kejelasan, duit kita tu berlari kemana, 700 jutaan sudah ada kerugian yang dialami member, sudah lama arisan ini buka dari tahun 2016 kemarin, kami datang dari jauh jauh, langkah kita tunggu etikat baiknya,” terangnya.
Sementara itu salah satu member yang datang dari Provinsi Lampung serta merasa dirugikan langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Lahat.
Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK saat dibincangi Via Whatsaaps membenarkan perihal kejadian ini.
“Korban sudah lapor dan akan segera kita proses terkait kasus, sekarang pelapor sedang kita periksa dan mintai keterangan,” tutupnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline






