PALEMBANG, lhL-Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan jalan tol yang membelah Pulau Sumatera ternyata bukan ide baru.
Menurutnya, konsep tersebut sudah dicetuskan sejak masa Gubernur pertama Sumsel, Adnan Kapau Gani atau A.K. Gani.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan di Gedung DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026).
“Saya buka-buka file. Di sinilah kita harus menghormati setiap estafet kepemimpinan. Semua punya legacy. Kita ada pada posisi hari ini karena ada pemimpin sebelumnya,” kata Herman Deru.
Menurut dia, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang kini mulai dinikmati masyarakat merupakan buah dari gagasan besar para pemimpin terdahulu yang baru terealisasi puluhan tahun kemudian.
“Perencanaan membelah Sumatera dengan jalan tol itu ternyata sudah ada sejak zaman Pak A.K. Gani. Baru sekarang kita menikmatinya,” ujarnya.
Herman Deru menilai hal tersebut menjadi pengingat bagi para pemimpin daerah agar tidak hanya berpikir jangka pendek, tetapi juga menyiapkan fondasi pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan generasi mendatang.
“Artinya kita juga harus memasang fondasi pembangunan hari ini, meskipun mungkin hasilnya baru dirasakan di masa depan,” katanya.
Ia menegaskan pembangunan konektivitas dan interkoneksi antarwilayah tetap menjadi prioritas penting di Sumsel. Menurutnya, infrastruktur memiliki peran strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, hingga menekan inflasi daerah.
Selain itu, Herman Deru juga menyinggung kondisi pemerintah daerah yang saat ini dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Namun ia mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak terlalu lama dalam perdebatan tanpa langkah nyata.
“Sekarang yang paling ramai dibicarakan adalah soal efisiensi. Tapi kita tidak boleh hanyut dalam diskusi tanpa eksekusi. Masyarakat menunggu apa yang harus kita perbuat untuk Sumsel,” tegasnya.
Menurut Herman Deru, semangat membangun konektivitas di Sumsel harus terus dijaga agar pembangunan di seluruh daerah berjalan merata dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. (*)
Lahat Hotline





