banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov mei
iklan ut1
Home / LAHAT / BUPATI LAHAT BURSAH ZARNUBI MINTA LAHAN PT. KAI BEBAS WARUNG REMANG-REMANG SEBELUM RAMADHAN

BUPATI LAHAT BURSAH ZARNUBI MINTA LAHAN PT. KAI BEBAS WARUNG REMANG-REMANG SEBELUM RAMADHAN

Author : Herly

LAHAT, LhL – Keberadaan kafe remang-remang di Kabupaten Lahat, secara perlahan mulai berkurang. Warga yang berada di kafe berkedok warung asmara itu, bahkan kompak lakukan penutupan paksa. Seperti yang sebelumnya dilakukan warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, warga di Kecamatan Kikim Barat dan warga Desa Batay Kecamatan Gumay Talang.

Namun, meski sudah ada contoh penutupan paksa dari warga, keberadaan kafe remang-remang di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, masih berdiri dan beroperasi seperti biasanya. Hal itu rupanya cukup buat Bupati Lahat, Bursah Zarnubi jadi geram. Menurut Bursah, keberadaan kafe remang-remang tersebut bukan hanya jadi tempat maksiat, tapi juga buat nama Kabupaten Lahat terlihat gelap.

Baca Juga  Bukit Asam (PTBA) Sukses Pulihkan Daerah Aliran Sungai 234 Ha di Muara Enim

“Ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Saya yakin disana juga jadi tempat peredaran miras dan narkoba. Sedangkan kita (Pemkab Lahat), sudah menyatakan perang terhadap narkoba,” kata Bupati Lahat, Senin (2/22026).

Lanjut, kata Bupati Lahat, dari yang ia pantau, kafe remang-remang di Desa Muara Lawai itu ada yang berdiri di dekat rel Kereta Api, berada persis di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum), yang pasti dilewati banyak orang. Aktivitasnya selain jadi tempat karoke, hiburan malam, dipastikan jadi tempat peredaran minuman keras dan narkoba. Bahkan bisa saja, dijadikan tempat prostitusi oleh pemilik kafe tersebut.

“Keberadaan kafe remang-remang disana itu, tidak membawa keuntungan bagi warga Lahat. Jadi harus ditertibkan, harus ditutup,” tegas Bupati Lahat.

Baca Juga  Wakil Bupati Lahat Hadiri Resepsi Pernikahan Rio dan Nova di Desa Talang Berangin, Mulak Sebingkai

“Sebelum masuk bulan Ramadhan, Tanah tanah PT KAI harus bebas dari bangunan liar, yang di gunakan untuk warung Remang Remang, kami tidak ingin PT KAI ikut berkontribusi merusak akhlak warga Lahat” pinta Bursah Zarnubi

Sementara, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menerangkan, terkait laporan keberadaan kafe remang-remang di Desa Muara Lawai yang disebut dekat dengan rel kereta api, saat ini tengah pihaknya periksa. Apakah benar lokasi bangunan kafe tersebut masuk dalam aset PT KAI atau tidak.

“Kita tanyakan dahulu kepada unit yang terkait, lokasi itu masuk aset kita atau tidak,” terang Aida.

Editor : RON

Check Also

Tabligh Akbar HUT Lahat ke-157, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Kerukunan

Author : Yoki SMSI Lahat LAHAT, LhL – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten …

SMM Panel

APK

Jasa SEO