Author : Jang
LAHAT, LhL – Perkumpulan Masyarakat Peduli Lahat (PMPL) Provinsi Sumatera Selatan, direncanakan bakal kembali menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras). Hal ini seperti tertuang dalam Surat Pemberitahuan Aksi Damai yang akan dilaksanakan pada Selasa 19 Agustus 2025 Kepolres Lahat mendatang.
Aksi ini akan dihelat di Halaman Kantor Bupati Lahat dengan Jumlah Massa ± 500 orang dan atribut berupa Mobil Komando, Sound Sistem, Baliho dan Spanduk Waktu Aksi 10.00 WIB – Selesai.
Sebagai koordinator aksi sekaligus Ketua PMPL, Tb. Muhamad Sukli megatakan bawa tujuan aksi adalah menuntut transparansi dalam pengelolaan Barang dan Jasa di Unit Pelayanan Lelang (ULP) Kabupaten Lahat yang disinyalir sarat dengan KKN.
“Beberapa indikasi KKN di antaranya, penawar dan pemenang tender hanya satu perusahaan, harga penawaran mendekati HPS. Lalu pembuktian kualifikasi tidak mengundang perusahaan yang memasukkan tawaran lebih dari satu Perusahaan, tidak ada anwizing di lapangan. Diduga Pokja ULP melakukan Pungli dengan memungut Fee 2 – 3 % sebagai jasa membuat dan mengupload tawaran”, kata dia, Rabu (13/8/25).
Koordinator lapangan Saryono Anwar, S. Sos, SH, CPM berserta Aristoteles, S. Ag, Hendri dan Yeri Mediansyah, SH juga memina batalkan seluruh tender APBD Kabupaten Lahat Tahun 2025.
“Karena tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, meminta APH untuk memeriksa dan memproses dugaan jual beli proyek yang terindikasi KKN yang diduga kuat meruapakan keluarga dekat penguasa di Kabupaten Lahat, bahkan saudara yang sedarah, juga usut tuntas seluruh anggota Pokja ULP Kabupaten Lahat”, terang Saryono.
Tujuan aksi, sambungnya, adalah untuk kebaikan bersama, khususnya untuk Lahat Menata Kota Membangun Desa bisa terwujud.
“Sebab pembanguna di zaman BZ-WIN bisa dibuktikan dengan pembangunan yang bermutu dan berkwalias, tahan lama dan awet sehinga pekerjaan tidak di anggarkan setiap tahun”, beber Saryono.
Surat pemberitahuan aksi yang disampaikan diterima langsung Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK melalui Kanit Intel IPDA Surbakti.
“Surat dari PMPL sudah diterima, nanti kita kordinasi lagi dengan kordinator kalau ada perubahan jadwal aksi”, tandas Surbekti.
Editor : RON
Lahat Hotline



