MERAPI BARAT, LhL – Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan Lahan Departemen Kehutanan Balai konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Daerah Operasi Lahat, menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus rekrutmen masyarakat peduli api (MPA), Sabtu (26/11).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kantor Manggala Agni DAOPS IV Lahat, yang berlokasi di Desa Muara Maung Kecamatan Merapi Barat, kepala DAOPS Manggala Agni Lahat Candra Irfansyah S,Hut menggelar sosialisasi dengan warga Desa Perangai Kecamatan Merapi Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pemuda Kecamatan Merapi Selatan, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, turut hadir Ridwan Pambudi S, Hut, di dampingi oleh Reza Henny S, Hut dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan Wilayah Sumatera dari Aceh hingga Lampung.
Sosialisasi tersebut bertemakan Pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Direktorat pengendalian Perubahan Iklim. Sementara bertujuannya untuk membentuk serta membantu Manggala Agni dalam melakukan patroli keliling dalam kebakaran hutan dan lahan serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mensosialisasikan sekaligus mengrekrut masyarakat peduli api (MPA).
Kepala DAOPS Manggala Agni Lahat Candra Irfansyah, S, Hut dalam sambutannya menyampaikan, selain untuk bersosialisasi dan bersilaturahmi dengan masyarakat kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan pembekalan/pemahaman tentang bagaimana cara melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, kepada masyarakat khususnya warga Desa Perangai Kecamatan Merapi Selatan untuk bersama-sama melakukan patroli keliling serta pencegahan pembakaran hutan, sebab pencegahan akan lebih baik dari pada melakukan pemadaman.
“Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan diperlukan langkah-langkah antisipasi untuk pencegahan, yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan termasuk dampak yang akan dilakukan pada saat terjadi kebakaran hutan, oleh sebab itu kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan tersebut bertujuan untuk memberikan materi atau pelatihan kepada masyarakat sekaligus melakukan patroli keliling serta menjaga kelestarian hutan,” terang Chandra.
Dengan adanya masyarakat peduli api (MPA) yang diperbantukan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di area mereka, mereka juga dapat mengambil tindakan / langkah-langkah jikalau terjadi kebakaran hutan disekitar kawasan wilayah mereka.
“Sosialisasi pencegahan masyarakat peduli api (MPA) ini merupakan salah satu bentuk usaha untuk dilakukan pencegahan kebakaran hutan dengan mengurangi api dari luar masuk kedalam area hutan, serta membatasi penyebaran api jika terjadi kebakaran hutan,” ungkapnya.
Naskah / Photo (Iin)
Lahat Hotline






