HIMBAU
UTKU
hdcu
Muba
Home / BERITA NASIONAL / Bengkulu / Geger… 2 Hari Berturut-turut Kota Manna Memanas, 4 Korban Tewas Bersimbah Darah

Geger… 2 Hari Berturut-turut Kota Manna Memanas, 4 Korban Tewas Bersimbah Darah

Author : YESY

BENGKULU SELATAN , LhL – Terjadi tragedi berdarah hingga merenggut nyawa di Kabupaten Bengkulu Selatan dalam 2 hari terakhir. Pertama terjadi pada Minggu (13/8/2023) malam, tepatnya di Jalan Ip Awaludin, Kelurahan Padang Sialang, Kecamatan Kota Manna. Tragedi berdarah ini terjadi antara Debi Tri Putra (22) dengan lawannya yang berinisial BE (28) warga Kelurahan Gunung Mesir, Kecamatan Pasar Manna. Akibat dari perkelahian ini, Debi Tri Putra dikabarkan meninggal akibat terkena senjata tajam.

Menurut cerita dari pemilik kontarakan, kejadian tersebut bermula saat korban Debi datang ke kontrakan ingin meminjam pancing, sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu pintu kamar kontrakan dalam keadaan tertutup dan terkunci yang di dalamnya terdapat tersangka. Korban berusaha membuka pintu kamar, kemudian tersangka keluar dan langsung mencekik leher korban hingga terjadilah perkelahian di antara keduanya.

Melihat kejadian tersebut, pemilik kontrakan langsung berteriak meminta bantuan tetangga sekitar dengan tujuan untuk melerai perkelahian antar keduanya.

Baca Juga  BKPM Gandeng HIPMI Fasilitasi Kemitraan Investor Besar dengan UMKM

“Tidak tahu siapa yang membawa senjata tajam, saya tahu kondisi korban sudah berlumuran darah dan saya berteriak meminta pertolongan warga,” terangnya.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Florentus Situngkir, melalui Kasat Reskrim Iptu Susilo. Mendapat informasi tersebut pihaknya langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP.

“Korban Debi Tri putra yang meninggal dunia dengan 2 luka tusuk di perut, 1 luka tusuk di pinggang, 3 luka tusuk di lengan sebelah kiri. Sementara terduga pelaku usai kejadian langsung kabur.
Namun kendaraan terduga sempat tertingal dilokasi kejadian”, terang dia.

Kasat menambahkan, selang waktu 2 jam pasca kejadian terduga pelaku BE berhasil diamankan, kondisi terduga pelaku juga mengalami luka di bagian kening dan langsung dibawa ke RS Asyifa. Untuk motif belum bisa disampaikan karena masih dalam pemeriksaan.

“Terduga pelaku sudah berhasil kita amankan, untuk motif belum bisa kita sampaikan saat ini karena masih dalam pemeriksaan,” tandasnya.

Baca Juga  Ingin Gelar Doa Bersama Tentara 

Namun belum genap 24 jam pasca kejadian di Kota Manna, yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB malam tadi, siang ini (14/8/2023) tragedi berdarah kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan.

Kali ini terjadi di Desa Sebilo, Kecamatan Pino. Informasi terhimpun sementara, peristiwa tersebut terjadi di area pematang hantaran persawahan Kurauwan yang mengakibatkan 3 nyawa melayang dan 1 kritis. Tiga korban yang tewas ini 2 di antaranya diketahui kakak beradik, yakni Dodi dan Jono, warga Desa Padang Mumpo, Kecamatan Pino. Korban tewas 1 lagi dienggegerketahui bernama Kani, warga Desa Batu Kuning, Kecamatan Ulu Manna.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Florentus Situngkir, melalui Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan, AKP Sarmadi, membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar, memang betul ada peristiwa itu, personel masih ke TKP,” kata Sarmadi.

Belum diketahui motif dari peristiwa berdarah tersebut. Wartawan masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Editor : RON

Check Also

Terungkap Fakta di Sidang, Nilai LPJ Kegiatan KONI Lahat Diduga Dimarkup Hingga Miliaran

# Pengakuan Saksi di Sidang KONI Lahat : Dari Pembagian Uang hingga Tanda Tangan Dokumen …

SMM Panel

APK

Jasa SEO