Home / HUKUM & KRIMINAL / Diduga Kena Rampok, Tukang Ojek Ini Ditemukan Tewas Berlumur Darah

Diduga Kena Rampok, Tukang Ojek Ini Ditemukan Tewas Berlumur Darah

Author : Prima, AS

LAHAT, LhL – Sekitar pukul 21.30, Rabu tanggal 14 Juli 2021 kemarin Sentra Layanan Kepolisian (SPK) Polsek Pajar Bulan Resor Lahat mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Jalam Umum Tebing Ayek Bengkok, Desa Talang Padang Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat, telah ditemukan sesosok tubuh kaku seorang laki-laki yang tergeletak di tengah jalan aspal dalam keadaan berlumuran darah.

Mendapat laporan, anggota Unit Kanit Reskrim bersama dua orang anggota langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiba di lokasi, anggota Polsek Pajar Bulan bersama Tim Indentifikasi Inafis Polres Lahat lansung melakukan olah TKP. Dalam identifikasi, ditemukan luka tusuk di bagian dada sebelah kanan, luka tusuk pada punggung dan pundak sebelah kiri korban dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Baca Juga   KAPOLRES PAGARALALAM GERAM ATAS OKNUM JUAL NAMANYA DEMI JATAH PROYEK

Kapolres Lahat, AKBP. Achmad Gusti Hartono, SIK didampingi Kapolsek Pajar Bulan melalui Kasubbag Humas, Iptu. Hidayat yang disampaikan Paur Humed, Aiptu. Lispono, SH mengatakan, korban meninggal dunia ini bernama Mastawan (43), Pekerjaan Ngojek warga Sukajaya Kecamatan Pagaralam, Kota Pagaralam.

“Kejadian ini dengan saksi Sainuri (57) warga Talang Batu Ampar Desa Talang Padang, Kecamatan Pajar Bulan dan Ipan Harianto (43) warga Suka Jaya, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam”,  kata Lispono, Kamis (15/7/2021).

Kejadian ini, sambung dia, diduga saat sebelum meninggal korban mengalami perampokan. Dikarenakan sepeda motor korban Merek Jupiver Z warna kuning dengan Nopol BG 2046 WD yang dipakai korban sudah tidak ada dan di TKP.

Baca Juga   SEBELUM HADIRI RAPAT, KAPOLSEK INI SEMPATKAN MEMBANTU WARGA

“Barang-barang diduga milik korban di lokasi berupa sebuah buah helm warna hitam merk NHK, uang tunai Rp. 10.000, selembar masker kain hitam diduga milik korban dan sebungkus rokok Surya yang mana didalamnya terdapat diduga ganja sebanyak satu Linting, satu unit HP Samsung warna Hitam”, sebut Lispono.

Dikatakannya, setelah selesai dilakukan olah TKP, korban kemudian dibawa ke rumah Sakit Umum Basemah Pagaralam guna dilakukan pemeriksaan untuk dimintakan visum.

“Selanjutnya, korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumahnya di Nantigiri Kota Pagaralam untuk dimakamkan oleh Pihak keluarga Korban”, tutup Lispono.

Editor : RON

Check Also

Kapolres Muba, Melalui Kasi Propam Iptu Muchaemin Menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi 

Editor : Ron MUBA, LhL – Pencegahan terjadinya pelanggaran di kalangan anggota Polri yang betugas …

SMM Panel

APK

Jasa SEO

error: Content is protected !!