HIMBAU
utl
lebaran
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / REGIONAL / PALEMBANG BARI / Berkat Serius dan Kompak, Pemkab Lahat Jadi Kabupaten Tercepat Tangani Stunting

Berkat Serius dan Kompak, Pemkab Lahat Jadi Kabupaten Tercepat Tangani Stunting

Author : Ujang

PALEMBANG, LhL – Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, mengikuti kegiatan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting terintergasi Provinsi Sumatra Selatan tahun 2021, yang digelar selama 2 hari di The Zuri Hotel Palembang. Kamis (17/06).

Kegiatan tersebut langsung dihadiri oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH didampingi, Asisten III , Kepala Bapeda Lahat, Dinas Kesehatan Lahat, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lahat, Kepala Dinas Dpmd Lahat, Dinas Perdagangan Lahat, Disperkim Lahat, dan dihadiri tim penilaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kota Se-Sumsel.

Dalam pelaksanan stunting terintergritas, oleh Bapak Joni Awaludin, SE, MT, MA, didampingi tim dari Bapeda Provinsi Sumatra Selatan, Dinkes Provinsi Sumatra Selatan, DPMD Provinsi Sumatra Selatan, DKPP Provinsi Sumatra Selatan, Disperkim Provinsi Sumatra Selatan,

Menurut tim pelaksana yang disampaikan Joni beserta tim, pihaknya mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Lahat yang mana Bupati ikut dalam kegiatan penilaian kinerja stunting guna mengetahui penilaian kinerja konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lahat.

Sektor pembangunan Bappeda Lahat merupakan leding sektor vital dalam hal perencanaan pembangunan yang merata , juga di dukung oleh Dinas terkait Pemda, Ormas, Tim Pengerak PKK Lahat, Perusahaan tambang, perangkat desa sampai sampai ke masyarakat, haruslah secara bersama sama bersinergi guna pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lahat.

“Kembali harapan kami selaku tim penilai, diharapkan Pemerintah Kabupaten Lahat ke depannya jangan kendor menekan angka stunting untuk progres jangka panjangnya,” jelasnya.

Sementara Bupati Lahat, Cik Ujang, SH menyampaikan Lahat bahwa memiliki luas empat ribu tigaratus meter persegi serta jumlah penduduknya empat ratus tiga puluh satu ribu tigaratus sembilan puluh empat jiwa. Kabupaten Lahat memiliki 24 Kecamatan 360 desa dan 17 kelurahan dengan wilayah berbatasan Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Muaraenim, sebelah selatan berbatasan dengan Bengkulu Selatan provinsi Bengkulu, Kota Pagaralam, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Muaraenim, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Empat Lawang, juga kabupaten Lahat telah mempunyai pecahan kabupaten- kota di Sumsel ada dua. Yang pertama Kota Pagaralam, satunya lagi Kabupaten Empat Lawang.

Baca Juga  Kurniawan Berikan Cindra Mata Kepada KEMENAG Muara Enim

“Perencanaan pembangunan jangka menengah Kabupaten Lahat tahun 2019 sampai tahun 2023 Perda nomor 2 tahun 2020, tentang Perda kota layak anak tentang pengukuran balita pendek atau stunting perbub nomor 47 tahun 2007 tentang unit pelaksanaan tehnis Perlindungan Perempuan dan Anak atau UPT PPA, aksi penurunan percepatan stunting, data tahun 2019 .821 orang 2020 menjadi 1.821 orang, ” jelasnya.

Masih katanya, di tahun 2019 ada 11 Lokus Stunting terdiri dari 9 desa dan 2 kelurahan. Dapat diketahui tahun sebelumnya, ada 5 desa dan 1 kelurahan yang mengalami peningkatan kasus stunting, dikarenakan jumlah Balita yang diukur pada tahun 2019 60,4%. Sedangkan di tahun 2020 menjadi 80,3,3% dan untuk 4 desa dan 1 kelurahan mengalami penurunan kasus stunting, dikarenakan interpensi yang tepat sasaran.

“Dengan ini, kami Pemerintah Daerah Kubapaten Lahat sangat serius untuk mencegah stunting di Kabupaten Lahat, ” tegasnya.

Hasil panitia melalui ketua tim Joni
Lahat kabupaten lokus yang mana Kabupaten pertama dari 6 Kabupaten lokus dalam penilaian yang sudah mengumpulkan hasil pengukuran balita, ini juga dikarenakan peran serta aktif dari dinas terkait seperti dinas kesehatan yang telah mengkordinir teman teman puskes, kecamatan, desa yang dapat mengimputdata pengukuran balita dengan cepat. Sehingga kurang lebih 83 % kalau diinfut datanya sampai sekarang dapat mencapai 90% ke atas untuk teman-teman puskes walawpun sudah mencapai batas waktu. Tetap semangat mengumpulkan data pengukuran, diharapkan ke depannya berkelanjutan rutin dilakukan setiap bulan, untuk pengukuran cukup tinggi mencapai 80, 3 % ada satu puskesmas yang tidak mencapai 50% yaitu puskesmas pakam baja mencapai 35,5% Untuk data persentase data stunting dari Puskesmas di Lahat , yang mana menurut standar who besarnya stunting di bawah angka 20%.

Baca Juga  Pj Bupati Apriyadi Dapat Kaos Republik Ngapak

“Sekali lagi kami mengucapkan selamat atas capia Inoud data tercepat 83,3% Inoue data tercepat ini salah satu riwod bagi kami yang mana Lahat ditahun sebelumnya merupakan Kabupaten yang tertinggal inpud datanya , dan Sekrang Lahat Kabupaten yang berhasi mengejar ketertinggalannya, ini merupakan keberhasilan kita, dengan aktiftidaknya Posiandu dapat dilihat dari inpud data yang dikirim melalui websaid kami nah sekarang PKK dan unsur terkait Posiandu walau di tengah pandemi harus tetap jalan tidak boleh berhenti upayakan bahwa setiap Posiandu tidak oleh bayi yang tidak di timbang setiap bulanya, kalau capaian 80 %itu belum maksimal, apalagi cita cita Bupati Lahat Cik Ujang, SH ingin zero stunting, kemudian dari sisi interfensi ada dua interfensi spesifik ini adalah tugas kita Dinas Kesehatan misalkan bagaimana ibu hami tablet tambah. Mudah mudahan dengan pemahaman dan kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat mencapai predikat Lahat Kabupaten sehat”, harapnya.

Editor : RON

Check Also

Puluhan Komunitas Literasi se-Sumsel Ditempa dalam Bimtek Balai Bahasa

Author : Ancai SMSI Lahat PALEMBANG, LhL — Sebanyak 30 perwakilan Komunitas Literasi (Komlit) dari …

SMM Panel

APK

Jasa SEO