Author : Prima
KIKIM TIMUR, LhL – Karang Taruna Desa Karang Endah, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat membuka kembali objek wisata pemandian Luko Indah. Destinasi wisata tersebut sedang viral di Kabupaten Lahat, khsusunya di daerah Kikim Area, Sebab, keindahan objek wisata itu memiliki pesona air sungai yang tak kalah indah dengan wisata lainnya.
Salah satu Pengurus Wisata Luko Indah, April kepada wartawan menuturkan, asal nama Luko Indah sendiri berasal dari dua suku kata yang artinya Luko, itu merupakan istilah dari Air yang terhimpit. Sedangkan indah tersebut diambil dari nama desa Endah, artinya indah sehingga diberi nama Luko Indah.
“Aliran air Luko Indah merupakan dari aliran air Sungai Empayang. bahkan pengunjung yang datang ke sini mulai ramai,” ujarnya, Selasa (03/11/2020).
April menyebutkan, wisata air tersebut sebenarnya sudah lama ada di desanya, dan lebih dikenal dengan sebutan Aliran Sungai Luko Indah, namun baru akhir akhir ini menjadi viral di tengah masyarakat Lahat.
“Baru hampir sebulan ini kami Karang Taruna melakukan pembersihan di aliran Sungai Luko Indah, agar bisa ditata lagi. Karena semakin hari pengunjung dari desa-desa tetangga banyak yang datang untuk melihat dan berselfie serta berenang di sini,” ujarnya.
Rencananya, lanjut April, objek wisata tersebut akan dijadikan salah satu destinasi andalan bagi masyarakat Karang Endah dan Kecamatan Kikim Timur khususnya.
“Pengunjung hanya dikenakan tarif Rp 3 ribu saja untuk biaya parkir, serta tetap memberikan himbauan untuk mentaati protokol kesehatan covid-19, bahkan setiap hari Minggu selalu ramai,” ungkapnya
Namun, ditambahkannya, tentu saja terdapat kendala-kendala di tengah masyarakat, mengingat kurangnya dukungan dari kalangan masyarakat desa, sehingga dirinya merasa butuh bantuan dari Pemerintah Desa (Kepala Desa).
“Aksesnya sendiri sangat dekat dari desa, berkisar 500 meter dari Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Namun karena kurang dukungan, sehingga terpaksa pengurus mencari jalan alternatif yang cukup jauh,” jelasnya.
Menyikapi ini, Kepala Desa Karang Endah, Turangga kepada mengakui memang kesadaran masyarakat di desa sendiri dengan keberadaan wisata Luko Indah sangat kurang, bahkan dirinya meminta kepada pengurus wisata Luko Indah untuk lebih transparan dalam pengelolaan wisata kepada semua masyarakat.
“Saya akui kesadaran masyarakat sangat minim, namun yang jelas saya akan bantu. Bahkan apabila terdapat kendala, silakan gunakan tanah desa yang luasnya 1 hektar untuk lahan parkir,” ungkapnya.
Sementara itu, Staf Khusus Bupati Lahat, Mario mengungkapkan, wisata Luko Indah merupakan salah satu wisata yang terbilang terjangkau betapa tidak dengan akses yang mudah dilalui tentu akan banyak pengunjung yang datang kelokasi wisata Luko Indah.
“Dari Kota Lahat menuju ke Desa Karang Endah ditempuh dengan Jarak 30 Km, sedangkan dari desa ke lokasi Wisata Luko Indah hanya 500 meter. Itu tentu terjangkau,” ungkapnya di sela meninjau langsung lokasi wisata Luko Endah.
Menurut Mario, idealnya memang harus ada akses dan tempat parkir, itu hal yang utama. Bahkan harus ada Hitam dan Putihnya supaya tidak menjadi kendala di tengah masyarakat serta masyarakat juga diberikan sosialisasi (penjelasan) agar paham.
“Apabila Wisata Luko Indah Ramai dikunjungi wisatawan, siapa yang bakal diuntungkan,?, tentu saja masyarakat di desa bukan orang luar,” ucapnya.
Kepada pengurus Luko Indah, pinta dia, untuk membentuk dulu Kelompok Sadar Wisata (Podarwis) dengan minimal 15 orang pengurus, kalau sudah ada pengurusnya nanti akan di keluarkan SK dari Dinas Pariwisata dan dikukuhkan oleh Bupati Lahat.
“Kepala Desa bisa mengkoordinir Pokdarwis, dan saya pesan kepada pengurus harus bersinergi dengan Kepala Desa dan kondisi Wisata Luko Indah sudah bagus dan perlu ditata dengan mempertahankan kealamian alam itu sendiri apalagi sudah menghasil sekitar 1 juta dari parkir,” pesannya.
Editor : RON
Lahat Hotline


