Komunitas Palembang Onthel Club POC Ikut Meramaikan.
Author : Ganda Coy
PALEMBANG, LhL – Bertempat di Kambang Iwak yang ada dijalan Tasik Kota palembang selalu ramai setiap akhir pekan dan hari libur lainnya dimanfaatkan oleh warga Kota Palembang untuk melakukan berbagai macam kegiatan, mulai dari jalan santai joging, berdagang souvenir dan juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai Komunitas.

Salah satu diantaranya adalah palembang Onthel club atau POC,
Komunitas POC ini adalah salah satu kolektor jenis Sepeda Tua atau lazim disebut Sepeda aOnthel yang ada di Kota Palembang.
Salah satu pengurus POC, Rahmad saat dibincangi, mengatakan Sepeda merupakan jenis kendaraan yang banyak digunakan oleh para pembesar Belanda dan orang – orang kaya pada jamannya, baca juga. Seiring perkembangan jaman yang semakin pesan dan maju sepeda tak lagi menjadi kendaraan primadona seperti sepeda motor dan mobil yang menjadi penguasa jalanan.
“Tergerus oleh perkembangan jaman yang semakin maju maka Sepeda Onthel pun menghilang dan ditinggalkan oleh masyarakat. Besi tua yang pernah berjaya pada masanya tersebut menjadi berkarat dan tak lagi ditoleh, ” tuturnya.
Masih katanya namun saat ini Sepeda Onthel menjadi buruan para kolektor kendaraan antik, sepeda buatan Negara Eropa seperti Inggris dan Amerika mendududki peringkat tertinggi untuk dimiliki kolektor, tentu saja hal tersebut membuat sepeda onthel kembali menjadi primadona.
“Sepeda simplex seri secloid ini buat di belanda tahun 1930-an dan hanya beberapa orang saja yang memilikinya” ujar suhariadi. Saya beli sepeda ini dijakarta dengan harga 18 juta rupiah 10 tahun yang lalu, ” paparnya.
Tambahnya untuk alamat Sekretariat Komunitas Palembang Onthel Club ada di jalan Senopati Kota palembang, dan saat ini mempunyai 100 orang anggota yang tersebar diseluruh Kota Palembang.
“Namun tak hanya sekedar menyalurkan hobi komunitas ini juga banyak bergerak dibidang sosial salah satu diantaranya adalah memberikan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi disalah satu kelurahan yang ada di 9 Ulu yang baru terjadi beberapa waktu yang lalu, ” tuturnya.
Editor : Ron
Lahat Hotline






