Author : Dedi
MUARA ENIM, LhL – Disaat ini wabah pandemik Covid -19 sudah menjadi perbincangan dimana-mana bahkan korban baik yang dirawat positif terjangkit Covid-19 terus bertambah demikian juga korban meninggal juga terus bertambah. Jelas virus ini sangat berbahaya selain dapat menyebabkan kematian juga dapat memberikan dampak sosial,budaya,pelayanan dan ekonomi masyarakat.
Kita masyarakat Kabupaten Muara Enim terhusus masyarakat dapil IV Kabupaten Muara Enim merasa bersyukur sampai saat ini wilayah kita belum ada informasi terkait positif Covid-19, semoga seterusnya juga demikian, hal ini disampaikan Anggota DPRD dapil IV Kabupaten Muara Enim Fraksi PDI-P Alfran, S.Pt. Senin, (13/4/2020).
Dari pemantauan di lapangan di dapil IV, keluhan-keluhan yang ditemui hampir permasalahannya sama baik yang dipantau di pemerahan kecamatan, puskesmas, posko-posko maupun ditengah- tengah masyarakat persoalannya yaitu belum adanya dan masih terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD), masker, maupun termogrand. Ditambah persoalan banyaknya warga yang mudik dari zona merah ke desa masing-masing yang himbauan pemerintah untuk tidak melakukan mudik tidak di indahkan. Jelas ini persoalan yang perlu dicarikan solusinya.
Penyediaan APD dan masker bisa dilakukan pengadaan maupun mengajak masyarakat untuk berinovasi membuat APD maupun masker dengan anggaran 80 miliar. Hal tersebut juga diperkuat dengan peraturan bupati untuk masyarakat Kabupten Muara Enim wajib menggunakan masker. Persoalan banyaknya pemudik atau kedatangan masyarakat yang berasal di zona-zona merah, Pemkab Muara Enim harus mencarikan solusi terkait pengisolasian atupun 14 hari karantina, dimana persoalan kebijakan desa maupun kecamatan harus menyediakan tempat atau rumah isolasi, persoalan yang ditemukan di lapangan tidak ada masyarakat yang bersedia rumahnya di pakai walaupun disewa untuk dijadikan rumah isolasi.
Solusi hal ini, Pemkab harus mengambil kebijakan – kebijakan yaitu memanfaatkan fasilitas- fasilitas yang dimiliki Pemda, bukannya banyak fasilitas ataupun aset pemkab seperti gor, balai- balai bila perlu sekolah-sekolah disaat ini sedang diliburkan, tentunya fasilitas- fasilutas tersebut harus kita lengkapi dengan cara disekat-sekat, ketersediaan air bersih maupun peneranganya. Hal tersebut akan memudahkan dalam pemantauan dan pengawasan baik ODP maupun PDP.
Inti dari persoalan ini PLT Bupati Muara Enim harus cepat, kongkrit dan transparan dalam merealisasikan dana 80 miliar tersebut. Sehingga masyarakat kita Kabupaten Muara Enim terhindar dari Covid-19, selain kita semua berdoa semoga masyarakat kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.
Editor : Ron
Lahat Hotline





