Author : Karel
MUARA ENIM, LhL – Mantan Kepala Desa (Kades) Sugiwaras Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Diduga telah menyalahgunakan Angaran Belanja Desa (APBdes) kini telah di Lapaorkan oleh Masyarakat melalui LSM BP3RI Senin (09/03).
Masyarakat Sugiwaras yang didampingi kuasa hukum dari LSM BP3RI (Badan pemantau Penyelenggara Pemerintahan Republik Indonisia) Sugeng Setiawan SH, menjelaskan secar terbuka kepada awak media Sawaktu dimintai keteranganya di depan Kejaksaan Negeri Muara Enim (Kejari) mengatakan Laporan ini Jangan dianggap remeh atau tidak di Perdulikan, kalau sampai itu terjadi dia sebagai kuasa hukum dari masyarakat Sugiwaras tidak akan segan – segan membawa masalah ini ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
“untuk saat ini kita tunggu dulu kita harus ikut peraturan yang ada, “ucap sugeng.
Sementara keterangan Dari Kasi Pidsus Alvin mengatakan ia sudah menerima laporan dari Masyarakat melalui LSM Bp3ri dan kuasa Hukumnya.
“Kami akan pelajari dulu apa isi laporan tersebut, dan kalaupun nantinya dari hasil peyelidikan kami ada tindakan yang merugikan negara dan melanggar Hukum kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu, dan saya selaku Kasi Pidsus tidak bisa berkomentar terlalu banyak sebab berkas baru saja masuk dan perlu kami kaji dan pelajari dulu, ” tegasnya.
Sementara dari hasil investigasi Angota Lsm Bp3ri Anggaran pendapatan belanja Desa Sugiwaras dari thn 2015-2019 diduga ada yang fiktiv dan tidak tepat Penempatanya, Berdasarkan dari Surat kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,tgl 18 februari 2020 No,:900/277/DPMD-IV/2020,Jumlah dana yang dikucurkan ke Desa Sugiwaras oleh pemerintah Dari thn 2015-2019 hampir mencapai 6 Meliyar Rupiah,diperkirakan di alokasikan utuk pembangunan dll,kurang lebih 3 Meliyar rupiah,selama Jumalana menjabat menjadi kades,Sugiwaras
Terpisah keterangan lain yang di dapat dari beberapa Warga yang berinisial RA dan H, menjelaskan selama Jum, menjadi kades tidak pernah di ajak rapat maupun kegiatan yang lain.
“Kami sebagai masyarakat merasa heran dan iri sama Desa tetangga kenapa Desa lain selalu ada pembangunan, di Desa kami jarang ada, ” tuturnya.
Editor : Ron
Lahat Hotline





