Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Kota Agung / TERKAIT MENENTANG MASYARAKAT SAAT MUSDES, KADES ANGKAT BICARA

TERKAIT MENENTANG MASYARAKAT SAAT MUSDES, KADES ANGKAT BICARA

Author : Arman’s

KOTA AGUNG, LhL – Menindaklanjuti adanya dugaan Kepala Desa Muara Gula Kecamatan Kota Agung, pada tanggal 26 Agustus kemarin, di mana dugaan tersebut dilaporkan oleh masyarakat bahwa Kepala Desa Muara Gula menentang masyarakat saat Musyawarah Desa (Musdes) tentang perencanaan pembangunan Dana Desa tahun 2018, sekaligus dugaan pembangunan jalan usaha tani dikerjakan akal-akalan.

Menyikapi hal tersebut, akhirnya Kepala Desa Muara Gula, Efran membenarkan, bahwa pemberitaan yang dilaporkan oleh masyarakatnya itu tidaklah benar, melainkan adanya kesalahpahaman dan tanggapan masyarakat di saat Musdes.

“Itu semuanya tidak benar bahkan itu ada kesalahpahaman dan penilaian masyarakat tentang cara ketegasan saya bicara, karena itu sudah watak diri saya cara bicara. Yang ada saya memberikan nasihat, pendapat dan masukan kepada masyarakat dimana setiap Musdes pastinya ada usulan masyarakat untuk membangun, tapi saya simpulkan yang harus kita bangun adalah apa yang penting terlebih dahulu, sperti jalan usaha tani, karena jalan usaha tani sangatlah penting untuk kita semua, bisa ke sawah atau ke kebun dengan bermotor tidak jalan kaki lagi”, jelasnya saat dibincangi di kediamannya Jum’at (07/09/18).

Baca Juga   JAGA KAMTIBMAS, POLSEK KOTA AGUNG LAKUKAN PATROLI

IMG-20180905-WA0020

Menyangkut dengan pembangunan yang dikerjakan akal-akalan, lanjut Efran, semuanya dijalankan sesuai dengan perintah yang tertulis di Rab, dan tidak bisa dilanggar sesuai aturannya.

“Memang benar hasil Musdes kami membangun jalan usaha tani, namun jalan usaha tani ini berukuran panjang 565 meter, lebar 120, dan kedalaman pondasi 20 Cm. Itu juga sesuai dengan Rab dan persetujuan masyarakat dan sekaligus dikerjakan masyarakat dengan cara berkelompok. Jadi, untuk selanjutnya semuanya itu ada kesalahpahaman, dan kami mengerjakan pembangunan ini sesuai dengan petunjuk dari Rab dan aturannya “, ungkap Efran.

Baca Juga   PASEMA DIHARAPKAN MAMPU BERIKAN RASA AMAN DAN NYAMAN PADA MASYARAKAT

Ditambahkan Efran, adanya isi pemberitaan tentang penyimpangan pembangunan yang tidak sesuai dengan Musdes.

“Semua yang dikerjakan saat ini sesuai dengan kesepakatan masyarakat saat Musdes, dan juga cara kerjanya dengan berkelompok. Dan juga saya sudah memanggil masyarakat yang tertulis dalam berita, bahwa ia mengaku tidak sama sekali mengatakan hal seperti itu kepada awak media”, pungkasnya.

Editor : Zadi

Check Also

2 Karyawan Terpapar Covid-19 Dipulangkan ke Tunggul Bute, Warga Stop Kendaraan PT. SERD

Author : Prima KOTA AGUNG, LhL – Terkait kasus postif Covid-19 yang kian meningkat di …

SMM Panel

APK

Jasa SEO

error: Content is protected !!