Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / LAHAT / Lahat Dikepung Banjir, Bursah Zarnubi : Penyebab Banjir Adalah Parit Banyak Tertutup

Lahat Dikepung Banjir, Bursah Zarnubi : Penyebab Banjir Adalah Parit Banyak Tertutup

# Bupati Lahat Ungkap Penyebab Banjir, Imbau Warga Gunakan Jembatan Bongkar Pasang.

Author : SMSI Lahat

LAHAT, LhL – Bupati Lahat mengungkapkan salah satu penyebab utama banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah adalah tersumbatnya saluran drainase (parit). Kondisi ini diperparah oleh banyaknya penutup parit permanen yang menyulitkan proses pembersihan.

Menurut Bupati, penutup parit berupa jembatan permanen dari beton membuat akses untuk normalisasi drainase menjadi terbatas. Akibatnya, sampah dan sedimen menumpuk sehingga aliran air tidak lancar, terutama saat curah hujan tinggi.

“Parit tidak bisa dibersihkan karena ditutup permanen dan tidak tersedia atau minim bak kontrol. Seharusnya menggunakan jembatan yang bisa dibongkar pasang agar memudahkan perawatan,” ujar Bupati dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga  3 Cabor si-Karet Bundar Dipertandingkan dalam Event Bupati Lahat Cup 2023

Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya kondisi tersebut belum menimbulkan masalah serius. Namun, seiring waktu, endapan tanah yang menebal serta tumpukan sampah seperti plastik dan kayu menyebabkan aliran air tersumbat.

“Ketika curah hujan lebat, air tidak lagi mengalir di parit, melainkan meluap ke jalan dan halaman rumah sehingga terjadi banjir,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lahat pun mengimbau masyarakat untuk secara bertahap mengganti penutup parit permanen dengan model jembatan bongkar pasang. Langkah ini dinilai penting agar akses pembersihan tetap terbuka dan fungsi drainase dapat berjalan optimal.

Baca Juga  Jadi Narasumber Talk Show Pal TV, Pj Bupati Muba Ungkap Strategi Tekan Angka Kemiskinan Ekstrim

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke dalam parit.

“Kesadaran bersama sangat dibutuhkan. Kami berharap warga turut menjaga kebersihan dengan rutin membersihkan parit dari sampah. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk mewujudkan Lahat bebas banjir,” ujarnya.

Dengan upaya tersebut, pemerintah berharap risiko banjir di wilayah Lahat dapat diminimalkan dan sistem drainase kembali berfungsi secara optimal.

Editor : RON

Check Also

Kerja Cepat dan Terarah, Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Milik Bapak Yulianto Berjalan Sesuai Rencana

OKU TIMUR — Pembangunan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Yulianto di Kecamatan …

SMM Panel

APK

Jasa SEO