# Dilakukan Selama 2 Minggu
Author : Bens
LAHAT, LhL – Dijadwalkan, 1 September mendatang, 121 Jemaah Haji asal Kabupaten Lahat, akan tiba di Bumi Seganti Setungguan, setelah 40 hari menjalankan ibadah di tanah suci. Namun, yang harus diwaspadai penyebaran virus menular Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV).
Kendatipun sudah dilakukan pengecekan kesehatan di bandara, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) akan memantau kurun waktu 2 minggu berturut-turut.
Demikian disampaikan, Kadinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri MT MKM melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Darsya Alam SKM disampaikan Kasi Rujukan dan Penjamin Kesehatan, Panhar.
“Walaupun di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin ll, mereka (Jemaah Haji, red) diperiksa kesehatannya, ketika tiba dan pulang ke rumah masing-masing, pemantauan tetap dilaksanakan,” paparnya, ditemui, Rabu (29/8/18).
Pihak Dinkes Lahat, kata dia, akan berkoordinasi dengan puskesmas tempat tinggal jemaah haji bersangkutan.
“Jika, hasil pantauan nantinya ada yang mencurigakan, maka, kita langsung bertindak mengantisipasinya,” ungkap Panhar.
Disebutkan, agar kiranya kepada keluarga jemaah haji, ketika jemaah tiba, untuk sementara waktu, jangan kontak fisik, tukar wadah makanan serta pakaian.
“Virus ini sangat menular, jadi, kami sarankan, jangan kontak fisik terlebih dahulu sebelum 2 minggu berlalu,” tandasnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





