Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / REGIONAL / MUARA ENIM / KEJARI EVALUASI MASALAH RELOKASI PERUMAHAN BARA LESTARI

KEJARI EVALUASI MASALAH RELOKASI PERUMAHAN BARA LESTARI

Author : Dedi

Muara Enim, LhL – Buntut panjang persoalan relokasi bedeng kresek, bukit mungu, karantina dan bedeng obak Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim yang dilakukan oleh perusahaan PTBA tak kunjung usai. Bahkan persoalan barupun muncul, yaitu terkait permasalahan pekerjaan pembangunan perumahan bara lestari untuk dihuni oleh warga yang terkena relokasi tambang PTBA.

Awalnya, janji manis diucapkan oleh perusahaan PTBA untuk membujuk masyarakat yang akan terkena relokasi segera menyetujui, akan tetap setelah pelaksanaannya dilaksanakan, janji manis tersebut seakan-akan hanya sekedar ucapakan lantaran teknisnya tidak demikian.

“Kata pimpinan tinggi perusahaan PTBA akan menyesejahterakan masyarakat yang terkena relokasi, tapi ketika dilaksanakan kata-kata untuk menyesejahterakan masyarakat itu tidak ada. Malahan membuat masyarakat susah, karena penbayaran ganti rugi ada yang belum selesai ditambah lagi rumah yang dijanjikan untuk kita dibara lestari sampai saat ini belum selesai dilaksanakan,” ujar Iyan kepada media ini. Kamis,(3/5/2018).

Baca Juga  HABISKAN DANA MILIYARAN, JEMBATAN INI TERBENGKALAI

Ditambahakan juga oleh Rudi selaku warga Talang Gabus, bahwa ada juga keponakannya yang terkena relokasi tambang tersebut. Menurutnya, saat ia ingin berkunjung kerumahnya yang baru dibara lestari, kondisi sekitar lingkungannya sangat memperihatinkan.

“Tolong, kepada pemerintah dan perusahaan PTBA, jangan membuatkan kami semakin sengsara, kami ini masyarakat bodoh, tapi jangan dibodohi terus,” geramnya.

Sementara itu, salah satu kontraktor yang melaksanakan pembangunan perumahan bara lestari, Andes ketika dikonfirmasi melalui whatshap mengatakan, kalau pekerjaan pihaknya habis bulan 8 tahun 2018, tapi ada kontraktor yang telah habis yaitu kontraktor dari lampung, saat ini mereka terkena adendum. Dan kontraktor dari lampung itu bertepatan pada pekerjaan cor beton.

Baca Juga  STAND FK RW KADUS RAIH JUARA FAVORIT I

“Perusahaan dari lampung yang terkena adendum, karena kami yang bekerja di sini ada dua kontraktor,” ujar Andes.

Terpisah, Kejaksanaan Negeri Kabupaten Muara Enim melaui Kasi intel Abunawas ketika dikonfirmasi melalui Whatshap mengatakan, sekarang pihaknya sedang evaluasi terhadap pekerjaan tersebut.

“Kalau lebih jelasnya silakan konfirmasi kepada pihak PTBA. Kita sedang melakukan evaluasi pekerjaan mereka,” ujar Abu.

Editor : Zadi

Check Also

Beralih Tugas, AKBP Jhoni Eka Putra : Maaf Bila Saya Ada Kesalahan

Author : Ali MUARA ENIM, LhL – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Malam …

SMM Panel

APK

Jasa SEO